https://radarjember.jawapos.com/berita-bondowoso/02/04/2023/guest-house-jampit-romansa-keindahan-rumah-afdeling/
Guest House Jampit memang terkesan klasik dan sederhana. Walaupun demikian, desain interior di dalamnya sangat menarik untuk dinikmati. Bangunan dua lantai tersebut, cukup unik secara arstitekturnya. Lantai dasar atau satu, dindingnya dari batu bata dan batu sungai. Bila rumah pada umunya lantai satu untuk ruang tamu dan tempat berkumpul. Tapi tidak untuk Guest House Jampit, lantai satu di peruntukan untuk kamar. Bahkan, dalam satu kamar juga diisi beberapa tempat tidur.
Sementara, untuk lantai dua masih tempat terbuka untuk berkumpul. Dindingnya dari kayu membuat bangunan semakin hangat. Bahkan, di lantai dua tersebut juga terdapat perapian, layaknya rumah-rumah ala Eropa.
Perapian ini tentu sangat cocok dibangun di Guest House Jampit. Karena melihat hawa di sekitar tempat itu, terbilang cukup dingin. Mengingat letaknya berada di ketinggian 1700 mdpl. Ditambah rindangnya pepohonan di sekitarnya.
Saat ini, bangunan klasik itu dimanfaatkan sebagai homestay yang dapat disewa oleh umum. Selain itu, biasanya tempat ini dipakai rombongan dari perusahaan atau lembaga tertentu untuk mengadakan acara seperti outbond dan lainnya. Harga sewa mulai dari Rp 2.250.000 per malam. Termasuk breakfast untuk 20 orang. "Hitungannya kami terapkan per unit. Bukan per kamar," jelas Asisten Afdeling Jampit, Achmad Aunurrofik.
Abrori, salah seorang warga Kecamatan Wonosari mengatakan, untuk menuju Guest House Jampit memang dibutuhkan effort lebih. Karena jalan menuju lokasi yang terbilang cukup jauh. “Tapi kalau rame-rame tidak terasa. Tiba-tiba sudah samnpai aja,” jelasnya. (ham/dwi)
Editor : Maulana Ijal