Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong. Seluruh pihak terlibat dan penanganan bencana tersebut. Ada unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan dan masyarakat sekitar. Ratusan orang turun tangan membersihkan lumpur dari halaman sekolah.
BACA JUGA: Update Banjir Bandang Bondowoso! Hantam Dua Desa, 83 Rumah Terendam Lumpur
Kepala SDN Sempol 1 Sri Indah Winarti berharap, penanganan bisa berjalan dengan cepat. Sebab, lumpur yang semakin keras akan sulit untuk ditangani. "Ya ini lumpurnya mulai mengeras. Kalau tidak cepat diatasi bisa semakin keras," katanya, Selasa (14/2).
Dia mengatakan, proses evakuasi sekolah tersebut juga dibantu oleh seluruh guru se Kabupaten Bondowoso. Namun, mereka hanya menggunakan alat manual yang membutuhkan waktu cukup lama. "Seluruh guru di Kabupaten Bondowoso juga ikut turun ke sini. Mereka membantu agar proses pembersihan bisa berjalan cepat," terangnya.
Menurut Sri Indah, pagar sekolah akan dirobohkan agar alat berat bisa masuk ke halaman. Hal ini agar proses pembersihan berjalan dengan cepat. Sebab cuaca sudah mulai terik. "Pagar sekolah tidak apa-apa dibongkar biar alat berat bisa masuk. Karena lumpur sudah mulai mengeras," pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Ma’mun
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal