Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pembersihan Sisa Banjir Bandang Bondowoso Terhambat, Lumpur Mulai Mengeras

Maulana Ijal • Selasa, 14 Februari 2023 | 17:39 WIB
GOTONG ROYONG: Berbagai unsur terlibat membersihkan sisa banjir bandang di SDN Sempol 1, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Selasa (14/2).
GOTONG ROYONG: Berbagai unsur terlibat membersihkan sisa banjir bandang di SDN Sempol 1, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Selasa (14/2).
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID- Proses pembersihan sisa banjir bandang di SDN Sempol 1, Kecamatan Ijen, Bondowoso, masih belum rampung. Sebab, lumpur yang merendam sekolah tersebut mulai mengeras. Butuh waktu cukup lama untuk memindahkan lumpur dari halaman. Sementara, alat berat yang digunakan hanya satu.

Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong. Seluruh pihak terlibat dan penanganan bencana tersebut. Ada unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan dan masyarakat sekitar. Ratusan orang turun tangan membersihkan lumpur dari halaman sekolah.

BACA JUGA: Update Banjir Bandang Bondowoso! Hantam Dua Desa, 83 Rumah Terendam Lumpur

Kepala SDN Sempol 1 Sri Indah Winarti berharap, penanganan bisa berjalan dengan cepat. Sebab, lumpur yang semakin keras akan sulit untuk ditangani. "Ya ini lumpurnya mulai mengeras. Kalau tidak cepat diatasi bisa semakin keras," katanya, Selasa (14/2).

Dia mengatakan, proses evakuasi sekolah tersebut juga dibantu oleh seluruh guru se Kabupaten Bondowoso. Namun, mereka hanya menggunakan alat manual yang membutuhkan waktu cukup lama. "Seluruh guru di Kabupaten Bondowoso juga ikut turun ke sini. Mereka membantu agar proses pembersihan bisa berjalan cepat," terangnya.

Menurut Sri Indah, pagar sekolah akan dirobohkan agar alat berat bisa masuk ke halaman. Hal ini agar proses pembersihan berjalan dengan cepat. Sebab cuaca sudah mulai terik. "Pagar sekolah tidak apa-apa dibongkar biar alat berat bisa masuk. Karena lumpur sudah mulai mengeras," pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Bencana Alam #banjir bandang