Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pohon Angsana Perlu Dirawat

Safitri • Senin, 2 Januari 2023 | 18:21 WIB
KERJA KERAS: Salah seorang petugas pemangkas pohon angsana.
KERJA KERAS: Salah seorang petugas pemangkas pohon angsana.
DABASAH, Radar Ijen - Intensitas hujan lebat masih sering terjadi di Bondowoso. Hal itu tentu membuat sejumlah pohon yang ada menjadi rawan tumbang. Khususnya jenis angsana. Karena itu, perlu dikepras rutin agar lebih kuat dari terpaan angin kencang.

BACA JUGA : Liburan Tahun Baru, Disney Siapkan Banyak Wahana dan Atraksi

Dalam beberapa waktu terakhir, pohon tumbang memang banyak terjadi di Bondowoso. Akibat angin kencang dan hujan deras yang terjadi, bahkan ada pohon yang menimpa rumah warga dan bangunan lainnya. Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, serta meminimalisasi kerugian material, maka perlu dilakukan pemangkasan.

Hal itu sudah mulai dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso. Sejumlah pohon di beberapa titik mulai dilakukan pemangkasan. Khususnya yang memiliki potensi besar untuk tumbang. Kabid Perlindungan Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati DLH Bondowoso Syahrial Fary menerangkan, pemangkasan pohon sebagai upaya pencegahan dini dan meminimalisasi terjadinya pohon tumbang.

Selain itu, pemangkasan pohon juga mengantisipasi terganggunya lampu PJU, lampu lalu lintas, kabel PLN, dan kabel telekomunikasi yang banyak tersangkut di pohon. Sehingga, harus dilakukan pemangkasan.

Syahrial juga mengatakan, pohon angsana paling banyak dipakai untuk peneduh di jalan raya. Hal itu karena angsana mampu menyerap polutan. Selain itu, memiliki perakaran yang tidak begitu merusak. Agar pohon angsana itu kuat bertahan dari terpaan angin kencang, maka juga butuh perawatan rutin, yaitu pemangkasan. "Banyak pohon angsana kondisinya yang cukup tua, sehingga butuh perhatian yang lebih serius,” pungkasnya. (ham/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Bondowoso