BACA JUGA : Hampir Masuk Waspada, Kondisi Debit Air di DAM Sampean Baru
Ketua KPU Bondowoso, Junaidi mengatakan pemuda, memiliki pemikiran revolusioner atau maju ke depan. Oleh sebab itu, para pemilih pemula dapat memberikan hak suaranya pada pemilu nanti. Sehingga pemimpin yang terpilih, juga memiliki visi dan misi yang dibutuhkan oleh masyarakat. "Keinginan kami, pemuda atau pemilih pemula dapat menguasai berbagai lini," katanya.
Junaidi menuturkan, pemilih pemula merupakan basis tertentu yang tidak memiliki kepentingan apa pun. Artinya memilih sesuai dengan hati nurani, serta melihat kapasitas dan kemampuan dari para calon.
Meski begitu, kata dia, kurang lebih 100 ribu calon pemilih pemula, yang belum terkaver. Karena masih belum berusia 17 tahun untuk saat ini. Sehingga yang bersangkutan masih belum memiliki KTP elektronik. Oleh sebab itu, KPU terus melakukan update data. Serta tidak lupa berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil). “Agar nanti pemuda yang saat pemilu berlangsung usianya 17 tahun, bisa segera dapat KTP. Sehingga dapat memberikan hak suaranya,” ucapnya.
Selain itu, dia juga menyebut untuk partisipasi pemilih dari 2014 hingga 2019 di Bondowoso, jumlahnya mengalami peningkatan. Maka untuk 2024 mendatang, jumlahnya diperkirakan juga akan mengalami peningkatan.
Diberitakan sebelumnya, hingga September kemarin diketahui kurang lebih ada 578 ribu masyarakat yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari jumlah tersebut, 30 ribu diantaranya merupakan pemilih baru. Meski begitu, data tersebut masih bisa saja berubah. Mengingat pembaruan data masih terus dilakukan. (ham/c1/dwi) Editor : Safitri