Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, atap masjid tersebut rusak parah. Sengnya berserakan di mana-mana. Bahkan, salah satu tiang penyangga atap itu berada di atas genteng masjid. Sejumlah takmir masjid terlihat membersihkan seng yang berserakan tersebut.
Untung, salah satu takmir masjid, menerangkan, saat kejadian tidak ada kegiatan di masjid. Sehingga, tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa itu terjadi. Terlebih saat hujan deras, warga berada di rumahnya masing-masing. "Tidak ada yang tahu. Kan, tadi hujan. Tiba-tiba sudah terangkat sama angin," katanya.
BACA JUGA: Angin Kencang di Bondowoso Tumbangkan Sejumlah Pohon, Timpa Rumah Warga
Karena angin cukup kencang, sejumlah atap yang terbuat dari seng, menurutnya sampai melayang terbawa angin sejauh satu kilometer. Warga yang mengetahui hal itu, langsung mengambil kembali atap di lokasi yang cukup jauh dari masjid. "Atapnya ada yang enam meter," imbuhnya.
Selain masjid tersebut, rumah warga yang berada di sekitarnya juga mengalami kerusakan. Terlihat, genting dua rumah yang persis berada di samping masjid, habis diruntuhkan angin. Pemilik rumah mencoba membersihkan secara mandiri. Karena petugas masih belum mendatangi lokasi, karena masih menangani kejadian di tempat lain.
Kejadian serupa juga terjadi di Makam Ki Ronggo di Desa Sekarputih, Kecamatan Tegalampel. Sejumlah atap makam terlihat rusak akibat diterjang angin kencang.
Sejumlah ranting pohon yang berada di depan makam tersebut, juga berjatuhan. Para petugas pun langsung memotong dan membersihkan. Sebagian lainnya terlihat membersihkan atap makam. (*)
Reporter: Ilham Wahyudi
Foto : Ilham Wahyudi
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal