BACA JUGA : Cegah Sepeda Motor Mogok saat Musim Hujan
Pasien korona yang meninggal dunia itu dimakamkan dengan protokol kesehatan lengkap, Senin (12/9). Mobil jenazah mengantarkan korban dengan didampingi Satgas Covid-19 Bondowoso. Seperti dari kepolisian maupun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso.
Pj Direktur RSUD dr H Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna mengatakan, pasien meninggal setelah beberapa lama dilakukan perawatan di RSUD dr H Koesnadi. “Memang ada pasien yang positif meninggal dunia, Senin kemarin,” katanya.
dr Yus menjelaskan, masih ada tiga pasien korona yang dirawat secara intensif di ruang khusus Covid-19 RSUD dr H Koesnadi. “Semoga mereka segera sembuh dan kembali ke keluarganya masing-masing,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, walau angka penularan Covid-19 sudah melandai, namun masih ada masyarakat yang sakit akibat Covid-19. Sebab, RSUD dr H Koesnadi masih merawat secara khusus pasien korona. Dokter Yus menegaskan, untuk perawatan pasien Covid-19 yang dulu dengan sekarang juga tidak ada perbedaannya. Para tenaga medis tetap pakai alat pelindung diri (APD) lengkap seperti sebelumnya. Pasien juga tidak boleh dikunjungi keluarganya untuk menghindari penularan dari pasien yang dirawat. “Perawatan sesuai dengan prosedur untuk pasien Covid-19,” ujarnya.
Karena masih ada pasien yang terpapar, dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Salah satu contohnya, selalu pakai masker saat berada di luar rumah. “Jadi, kebiasaan dulu yang selalu memakai masker saat keluar rumah. Harus dilakukan lagi. Memakai masker tidak hanya menghindari dari tertular virus Covid-19, tapi juga penyakit lainnya. Tetap rajin cuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan,” imbuhnya.
Kepala BPBD Kabupaten Bondowoso Dadan Kurniawan mengakui masih ada warga Bondowoso yang terpapar Covid-19. Menurutnya, informasi tersebut berdasarkan laporan RSUD dr H Koesnadi. Ada warga yang meninggal dengan status positif korona. "Ada tim dari BPBD yang membantu proses pemakaman korban yang meninggal dunia,” imbuhnya.
Senada dengan imbauan sebelumnya, Dadan Kurniawan juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyepelekan virus korona. Menurutnya, pandemi masih belum berakhir dan masih ada warga Bondowoso yang meninggal dunia karena Covid-19. "Mari tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, antara lain tetap pakai masker,” imbuhnya.
Apalagi, hingga saat ini masih ada tiga pasien yang dilakukan perawatan secara intensif. Dadan berharap masyarakat tetap menjaga diri dan mematuhi proses. Tujuannya bukan hanya melindungi diri sendiri dan keluarga. Melainkan, orang-orang yang melakukan interaksi kontak fisik satu dengan lainnya. “Dengan disiplin prokes, tidak hanya melindungi diri sendiri dan keluarga. Tetapi, juga orang-orang yang ada di sekitar,” ujarnya. (aln/c2/dwi) Editor : Safitri