Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Segera Laporkan Kekerasan Anak dan Perempuan

Safitri • Kamis, 8 September 2022 | 20:24 WIB
PULANG: Para pegawai di Dinsos P3AKB Bondowoso bergegas pulang setelah selesai jam kerja.
PULANG: Para pegawai di Dinsos P3AKB Bondowoso bergegas pulang setelah selesai jam kerja.
DABASAH, Radar Ijen – Dalam mempermudah pengaduan bagi masyarakat yang menjadi korban kekerasan perempuan dan anak, baik secara psikologis maupun seksual, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso membentuk beberapa tim di tingkat kecamatan.

BACA JUGA : Tujuh Santri Porsadin Akhirnya Difasilitasi

Tim yang dimaksud adalah Pondok Konseling Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) yang dilakukan secara kolaboratif bersama Fatayat NU. Hal itu dilakukan demi memudahkan akses pelaporan bagi perempuan dan anak yang merasa menjadi korban kekerasan atau pembulian.

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso Anisatul Hamidah mengatakan, terdapat tiga mekanisme yang bisa diakses oleh masyarakat jika ingin melakukan pengaduan. Di antaranya melakukan pelaporan kepada tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) masing-masing kecamatan. “Bisa melalui tim. Biar langsung terjun ke lapangan untuk melakukan asesmen,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (7/9).

Selain itu, masyarakat bisa melakukan pengaduan ke kantor Dinsos P3AKB Bondowoso secara langsung. Tentu, kata Anis, pengaduan yang dilakukan secara langsung ke Dinsos P3AKB akan terbuka selama jam kerja pada hari aktif. “Jika tidak sempat untuk ke kantor, maka bisa melakukan pengaduan secara langsung,” tegasnya.

Menurut Anis, laporan itu akan ditindaklanjuti oleh tim Dinsos P3AKB dengan cara melakukan asesmen untuk menggali informasi dan persoalan yang berkembang. Dari hasil asesmen itu, pihak Dinsos P3AKB Bondowoso akan memberikan solusi sesuai dengan kendala yang dialami. “Kalau misal mengalami masalah kejiwaan, kami sudah ada tim konselor dan psikolog,” urainya.

Selain itu, kata Anis, Dinsos P3AKB Bondowoso juga bekerja sama dengan beberapa organisasi masyarakat (ormas). Kerja sama itu dilakukan sebagai upaya dalam memberikan pelayanan perlindungan perempuan dan anak.

Anis berharap masyarakat bisa memanfaatkan beberapa tim dan program yang sudah disediakan oleh Dinsos P3AKB Bondowoso. Sehingga, proses pengaduan korban kekerasan fisik atau kekerasan seksual pada perempuan dan anak bisa segera teratasi. (aln/c2/dwi)

 

  Editor : Safitri
#Bondowoso