Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangkau Pasien hingga Pelosok Desa

Safitri • Jumat, 3 Juni 2022 | 20:17 WIB
PENUH SEMANGAT: Proses bedah syaraf yang berhasil dilakukan oleh para dokter di RSU dr H Koesnadi.
PENUH SEMANGAT: Proses bedah syaraf yang berhasil dilakukan oleh para dokter di RSU dr H Koesnadi.
BADEAN, Radar Ijen - RSU dr H Koesnadi Bondowoso melakukan uji coba pelayanan jarak jauh, melalui ketersediaan aplikasi telemedisin. Platform yang merupakan program dari BPJS Kesehatan tersebut adalah sebuah layanan konsultasi kesehatan secara gratis, dan tersedia dokter untuk memberikan pengarahan.

BACA JUGA: Telur Ayam Ras, Ikan Segar, dan Bawang Merah Picu Inflasi Mei 2024

Pj Direktur RSU dr H Koesnadi Yus Priyatna mengatakan, layanan melalui telemedisin yang masih tahap uji coba tersebut saat ini dimulai dari Desa Sempol, Kecamatan Ijen. Menurutnya, pelayanan itu untuk mempermudah koordinasi antara RSU dr H Koesnadi dengan pihak Puskesmas Sempol. Sehingga, berbagai persoalan penyakit ringan maupun berat bisa ditangani dengan jarak jauh.

dr Yus menambahkan, percobaan yang dilakukannya merupakan langkah baru di Kabupaten Bondowoso. Pasalnya, saat ini keberadaan pelayanan melalui aplikasi cukup membantu secara konsultatif. "Tidak harus ke RSU dr Koesnadi, kalau bisa diobati dari Sempol," terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Menurutnya, pada aplikasi tersebut, masyarakat bisa langsung konsultasi gejala dan derita yang dialami. Para dokter yang terhubung pada aplikasi tersebut bisa memberi pengarahan obat. Bahkan, pasien bisa mengakses sendiri di apotek terdekat, secara gratis bagi peserta BPJS. Termasuk biaya konsultasi telemedisin yang juga gratis. Namun, jika pasien memiliki penyakit berat, perlu untuk dilakukan perawatan secara langsung di Rumah Sakit dr H Koesnadi.

Selain itu, penanggung jawab rumah sakit rujukan di Bumi Ki Ronggo itu juga menuturkan, konsultasi beragam penyakit yang diderita pasien bisa diakses melalui tanya jawab pada aplikasi telemedisin tersebut. Sehingga, para pasien dengan gejala atau penyakit ringan tidak perlu mengantre di rumah sakit. "Yang ke RSU dr H. Koesnadi hanya yang berat saja," ulasnya.

dr Yus menambahkan, akses pemakaian aplikasi itu bisa dilakukan secara personal. Desa Sempol sebagai awal uji coba. Menurut dr Yus, penerapan konsultasi melalui aplikasi juga akan dilakukan secara meluas di Bondowoso. "Hanya tinggal menunggu kelengkapan sarana pendukung aplikasi," tuturnya.

dr Yus menambahkan, kegunaan aplikasi tersebut sangat variatif. Terutama bagi penderita penyakit yang mudah menular. Aplikasi itu menjadi solusi ketika melakukan isolasi mandiri di rumah. "Nanti menghubungi RSU dr Koesnadi, kami komunikasi jarak jauh," tambahnya.

Pada awalnya, aplikasi itu hanya digunakan sebagai fasilitas Covid-19. Saat ini sudah tersedia pelayanan penyakit lainnya. Sehingga bisa dikonsultasikan oleh masyarakat secara langsung. Dengan begitu, masyarakat bisa mendaftarkan dirinya serta melakukan konsultasi kepada dokter sesuai dengan keinginannya. "Kapan saja bisa untuk konsultasi," pungkasnya. (ika/mg5/c2/dwi) Editor : Safitri
#RSU dr H Koesnadi