Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PPKM darurat, Akademi Mifa Bondowoso Libur Latihan

Radar Digital • Senin, 19 Juli 2021 | 16:10 WIB
DI RUMAH DULU: Salah satu pemain sepak bola belia Akademi Mifa Bondowoso dalam latihan rutin sebelum adanya PPKM darurat. Kini, mereka diberi materi latihan yang beragam saat berlatih ringan di rumah masing-masing.
DI RUMAH DULU: Salah satu pemain sepak bola belia Akademi Mifa Bondowoso dalam latihan rutin sebelum adanya PPKM darurat. Kini, mereka diberi materi latihan yang beragam saat berlatih ringan di rumah masing-masing.
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah sekolah sepak bola (SSB) dan akademi sepak bola di Bondowoso terpaksa meliburkan latihan rutin tiap minggunya. Ini sebagai dampak atas pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli mendatang. Salah satunya Akademi Mifa Bondowoso.

M Imron, salah satu pelatih sekaligus owner Akademi Mifa, mengatakan bahwa pihaknya sudah meliburkan latihan pemainnya sejak adanya PPKM darurat ini. “Iya sekarang kami off total. Anak-anak selama di rumah tetap kami beri PR untuk latihan,” ungkap Imron kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Materi latihan itu, lanjut dia, wajib dilakukan seluruh pemainnya. Sebab, latihan tersebut untuk menjaga kebugaran fisik dan tetap menjaga ball feeling mereka. PR latihan di rumah pun meliputi latihan fisik juga teknik. “Seperti skipping selama 30 menit untuk menguatkan dan melemaskan pergelangan kaki. Satu menit skipping satu menit istirahat, dan dilakukan berulang,” jelasnya.

Selain itu, materi latihan lainnya adalah agility, guna memperkuat foot work para pemain belia ini. Caranya dilakukan bergantian kaki kanan dan kiri selama tiga menit, dan juggling bola selama lima hingga sepuluh menit.

Setelah fisik, pemain tetap harus menyentuh si kulit bundar. Yakni dengan passing dan control di halaman rumah. “Mereka bisa passing dengan memantulkan bola ke tembok rumah,” lanjut Imron.

Nantinya, mereka harus merekam dengan video latihannya. Dan dilaporkan secara daring kepada masing-masing pelatih melalui grup WhatsApp. “Agar semua termonitor,” imbuhnya.

Latihan tersebut bisa dilakukan setiap saat oleh anak asuhnya. Boleh pagi hari ataupun sore harinya. “Pada intinya dalam satu hari itu mereka harus mengejarkan PR-nya. Terserah pagi atau sore. Dan materi yang kami berikan juga berubah-ubah, agar anak-anak tidak bosan,” pungkas Imron.

 

 

Jurnalis : Muchammad Ainul Budi
Fotografer : Muchammad Ainul Budi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Radar Digital
#Jember #Sepak Bola