Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Miliki Banyak Potensi Bonsai Serut

Safitri • Kamis, 1 Juli 2021 | 19:02 WIB
PERAWATAN: Ketua PPBI Bondowoso Ahmad Abadi sedang melakukan perawatan terhadap koleksi tanaman bonsainya.
PERAWATAN: Ketua PPBI Bondowoso Ahmad Abadi sedang melakukan perawatan terhadap koleksi tanaman bonsainya.
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Bondowoso ternyata memiliki banyak potensi bahan bonsai unggul jenis serut. Hal inilah yang membuat Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bondowoso ingin menjadikan bonsai serut sebagai ikon daerah, atau kata lainnya menjadikan Bondowoso sebagai Kota Serut.

Ahmad Abadi, Ketua PPBI Cabang Bondowoso, menyampaikan, kualitas pohon serut di Bondowoso dinilai bagus. Selain itu, bahan bonsai serut juga sangat mudah didapatkan. Sebab, memang potensi serut melimpah. Bahkan, menurutnya, sudah banyak serut asal Bondowoso memenangkan berbagai kontes bonsai. “Banyak juga bonsai serut yang sudah laku kepada masyarakat luar kabupaten dengan harga yang fantastis,” tutur orang yang bertugas di Polsek Curahdami tersebut.

Potensi ini membuat PPBI berinisiatif untuk mengangkat dan memperkenalkan bonsai serut lokal ke masyarakat luas. Bukan hanya itu, ia juga memiliki inisiatif untuk menjadikan serut sebagai ikon kabupaten. “Memang ada daerah lain serut juga. Namun, karakternya gak sebagus di sini,” ungkap Abadi ketika ditemui di galeri bonsainya, kemarin (29/6).

Abadi juga menyampaikan, selain jenis serut Bondowoso, ternyata juga banyak macam jenis bonsai unggulan. Salah satunya bonsai iprik, gulo gumantung, wali kukun, mentaos, serta loa dan asam saraf. “Banyak bonsai-bonsai bagus asli Bondowoso. Hal ini tentu sangat berpotensi untuk dikembangkan,” ungkap pemilik akun Youtube Abadi Bonsai ini.

Dijelaskan, kualitas bonsai ditentukan oleh beberapa hal. Di antaranya adalah gerak dasar atau bentuk awal ketika bonsai diambil. Hal ini juga memengaruhi harga jualnya. Ia mencontohkan, ada salah satu anggotanya yang baru mengambil dan belum hidup, sudah ada yang ditawar Rp 30 juta. “Itu baru ngambil, belum tentu hidup. Karena gerak dasarnya itu bagus,” katanya.

Harga dari Bonsai memang sangat beragam. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta juga ada. Harga tersebut bergantung pada kualitas bonsai yang diperjualbelikan. Biasanya para pemilik bonsai dengan gerak dasar yang bagus akan mempertahankan tanamannya itu dalam beberapa waktu. Mengingat, semakin lama dipelihara dan dirawat, tanaman itu akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi lagi. “Kalau karakternya bagus, kita jual itu menunggu mahalnya,” pungkasnya.

Jurnalis: Ilham Wahyudi
Fotografer: Ilham Wahyudi
Editor: Solikhul Huda Editor : Safitri
#Bondowoso