Terbaru, Wisma Wakil Bupati Bondowoso disemprot. Hal itu untuk mencegah adanya virus yang menempel di benda-benda di wisma. Harapannya, ketika ada virus, bisa musnah. Dengan begitu, tidak terjadi penularan.
PMI mengakui, sejak meningkatnya Covid-19, membuat permintaan penyemprotan disinfektan berdatangan. Permintaan bisa diusulkan oleh siapapun. Mulai pihak desa dan kelurahan hingga masyarakat tertentu yang ingin tempatnya disemprot. Caranya, dengan mengajukan surat kepada pihaknya. Kemudian pihaknya melakukan survei untuk menentukan jumlah cairan yang dibutuhkan, serta menentukan jadwal agar tidak berbenturan dengan jadwal kegiatan lain.
"Kalau misal bersamaan dengan kegiatan PMI yang lain seperti donor darah waktunya kami negosiasikan sehingga relawan kami bisa mendukung," ungkap Muhammad Taufik, Plt Ketua PMI.
Dijelaskan, selama stok cairan disinfektan masih terpenuhi. "Seandainya stok kami menipis biasanya kami mencoba komunikasi dengan PMI Jawa Timur," ungkap mantan aktivis PMII ini.
Selama ini tidak ada kendala berarti. Namun, jumlah relawan terbatas. Ketika waktu bersamaan dengan agenda lain, penyemprotan tidak bisa dilakukan. Saat ini, pihaknya memang sedang berbenah dan sedang mengonsolidasikan para relawan.
"Sebenarnya, kunci dalam pelayanan adalah komunikasi. Komunitas yang efektif dan baik sehingga bisa saling memahami antar kedua belah pihak yang membutuhkan," pungkasnya.
Jurnalis: Ilham Wahyudi
Fotografer: Ilham Wahyudi
Editor: Solikhul Huda Editor : Safitri