Bripka Agung Sambuko, Polpar Polres Bondowoso, menyampaikan, adanya polisi pariwisata merupakan salah satu rangkaian upaya mendukung adanya Ijen Geopark, yang saat ini masih dalam tahap pengajuan ke UNESCO. “Kami mengajak seluruh komponen yang terlibat di Ijen Geopark untuk terlibat aktif mendorong pariwisata,” imbuhnya.
Dalam menjalankan tugasnya dari awal dibentuk hingga saat ini, polpar ternyata mengalami beberapa kendala. Di antaranya, petugas yang diterjunkan sebagai polisi pariwisata juga masih berdinas aktif pada beberapa fungsi di Polres Bondowoso. Bripka Agung mencontohkan, kepala unit (kanit) polpar sendiri juga masih terlibat aktif dalam unit Obvit Polres Bondowoso. Kemudian, karena unit ini baru dibentuk, sarana dan prasarana juga masing kurang. Tetapi, hal tersebut, menurutnya, tidak mengurangi kinerja dari kepolisian yang bertugas. “Karena memang ketika sedang bertugas, sudah kami all out. Apa pun itu risikonya, tetap kami jalani,” tegasnya.
Selain untuk mendukung program Ijen Geopark, lanjut Bripka Agus, pihaknya juga memberikan pelayanan kepada para pelaku wisata yang baru berkembang di berbagai tempat. Baik desa ataupun kecamatan yang ada di Bondowoso.
Jurnalis: mg3
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda Editor : Safitri