Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, akses jembatan tersebut ditutup untuk umum, kemarin. Para pengendara tidak boleh melintas terlebih dahulu. Petugas memberi tanda pengumuman di depan gang jembatan. Bertuliskan ‘Ditutup Sementara karena Ada Perbaikan Jembatan’.
Munandar, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Bondowoso, mengatakan, pengerjaan perbaikan jembatan akan dilakukan hanya selama 48 hari ke depan. Sehingga pengerjaannya harus cepat. Namun, pihaknya optimistis pembangunan bisa selesai akhir Desember.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Bondowoso Hergiar mengatakan, perbaikan jembatan diperkirakan selesai hingga akhir bulan Desember mendatang. “Karena mengganti jembatan yang sudah lama rusak. Mengganti penyangganya yang keropos,” tutur Hergiar kepada Jawa Pos Radar Ijen.
Struktur jembatan tersebut juga dapat dikatakan unik. Di tengah-tengah permukiman padat penduduk. Pihaknya harus ekstra hati-hati dalam memperbaiki tiang-tiang penyangga jembatan itu. Sebab, bila tidak hati-hati, bisa-bisa dinding penahan tangkis sungai di sisi kanan dan kiri dapat ambrol sewaktu-waktu.
“Nantinya pilar tengah jembatan tetap ada. Dan akan digeser. Sehingga tidak mengganggu dinding penahan tangkis sungai,” imbuh Hergiar.
Nantinya, lebar dan panjang jembatan akan berubah. Panjang jembatan berkisar 30 meter dan lebarnya sekitar 4 meter. “Harapannya, pengerjaannya bisa lebih cepat. Dan tidak membahayakan struktur bangunan di sungai. Untuk mempercepat pengerjaan, diturunkan alat berat,” pungkas Hergiar. Editor : Safitri