Kordinator Basarnas Pos Jember Asnawi mengatakan, pihaknya menerjunkan tujuh personel untuk melaksanakan pencarian sekaligus evakuasi Thoriq. Evakuasi itu dilakukan Bersama Tim SAR Organisasi Pecinta Alam (OPA) Jember, Wanadri, juga organisasi masyarakat dan aparat keamanan setempat. Seperti GMPT Universitas Bondowoso, Brigade Penolong, Polres, PMI, BPBD, Yonif Rider 514, serta Kodim 0822 Bondowoso.
"Tidak mudah untuk mengevakuasi almarhum Thoriq. Dikarenakan sulitnya medan dan itu membutuhkan peralatan khusus dan teknik vertikal rescue. Selain itu, tidak adanya tambatan tali sangat menyulitkan tim untuk mengevakuasi korban," ungkap Asnawi.
Proses evakuasi oleh Basarnas Pos Jember dan tim penyelamat lainnya membutuhkan waktu dua hari yakni 5-6 Juli. "Medannya cukup terjal dan tanahnya labil. Sehingga tim penyelamat harus ekstra hati-hati saat menuruni dan menaiki kembali Gunung Piramid karena risikonya nyawa," imbuhnnya.
Keberhasilan pencarian dan evakuasi Thoriq juga tidak terlepas dari sinergitas semua pihak yang tergabung dalam Tim Opsar Gabungan. (*) Editor : Radar Digital