RADAR JEMBER - Laga antara Lecce dan Inter Milan di Stadion Via del Mare bukan hanya menghadirkan duel sengit di atas lapangan, tetapi juga sorotan tajam kepada satu nama: Alessandro Bastoni.
Sejak menit pertama, bek timnas Italia itu mendapat cemoohan dari pendukung tuan rumah.
Situasi tersebut merupakan buntut dari insiden dalam laga sebelumnya melawan Juventus, ketika Bastoni terlibat momen kontroversial menyusul kontak dengan Pierre Kalulu.
Sang pemain telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf, namun reaksi publik telanjur meluas.
Terlepas dari tekanan tersebut, Bastoni tetap tampil solid sepanjang pertandingan. Ia menunjukkan ketenangan dalam mengawal lini belakang Nerazzurri dan mendapat dukungan terbuka dari pelatih Cristian Chivu serta rekan-rekannya, termasuk Federico Dimarco dan Henrikh Mkhitaryan. Ketiganya kompak menyatakan bahwa tim memilih fokus pada pertandingan dan melangkah ke depan.
Usai laga, Bastoni menyampaikan pesannya melalui media sosial. “Kita terus maju,” tulisnya singkat di Instagram, seraya mengunggah foto-foto dari pertandingan tersebut. Ungkapan itu menjadi simbol sikap profesional di tengah tekanan dan sorotan.
Namun, konsekuensi tetap harus diterima.
Kartu kuning yang ia terima dalam laga tersebut—dikombinasikan dengan akumulasi sebelumnya—membuatnya dipastikan absen pada pertandingan berikutnya melawan Genoa.
Dukungan juga datang dari lingkaran terdekat. Sang istri, Camilla Bresciani, turut memberikan semangat di kolom komentar, menunjukkan bahwa di balik tekanan publik, Bastoni tetap memiliki fondasi moral yang kuat.
Editor : M. Ainul Budi