RADAR JEMBER - Dalam sejarah sepak bola dunia, tak ada yang bisa menandingi keagungan dan ketangguhan lini pertahanan milik AC Milan. Katenacio dan kesenian bertahan Italia tidak hanya dimainkan, melainkan disempurnakan di bawah kibaran bendera Rossoneri.
Poster ini mengabadikan para tembok raksasa yang menjadikan gawang San Siro bagaikan benteng yang tak tertembus.
Para Pengawal Legendaris San Siro
Paolo Maldini (1984–2009) — Il Capitano
Simbol kesetiaan dan kejayaan abadi. Selama lebih dari dua dekade, Maldini memimpin Milan dengan keanggunan, kecerdasan taktik, dan kepemimpinan tanpa tanding. Mengangkat trofi Liga Champions sebagai kapten adalah bukti ketangguhannya di panggung tertinggi.
Baca Juga: Bungkam Bologna: Inter Milan Kumpulkan 19 Poin dari Tujuh Laga, Awal Musim Istimewa Nerazzurri
Franco Baresi (1977–1997) — Il Libero
Sang maestro pertahanan. Baresi adalah definisi dari seorang sweeper sejati—membaca permainan sebelum lawan sempat berpikir dan memimpin kuartet lini belakang paling ditakuti dalam sejarah sepak bola Eropa.
Alessandro Nesta (2002–2012) — Sang Seniman Tekel
Ringan, elegan, namun sangat mematikan. Nesta mengubah seni bertahan menjadi sebuah keindahan. Tekel-tekel bersihnya yang presisi selalu berhasil menghentikan penyerang terbaik dunia tanpa sedikit pun kehilangan ketenangannya.
Alessandro Costacurta (1986–2007) — Billy, Sang Pilar Serbaguna
Pendamping setia di era keemasan Milan. Kecerdasan posisi dan konsistensinya di tingkat tertinggi selama puluhan tahun menjadikannya fondasi penting dalam meraih puluhan trofi bersama Rossoneri
Mauro Tassotti (1980–1997) — Pelindung Sisi Kanan
Bek kanan tangguh yang melengkapi kuartet impian era '80-an dan '90-an. Disiplin tinggi, kerja keras, dan umpan silang yang akurat menjadikannya standar emas untuk posisi bek sayap.
Editor : M. Ainul Budi