RADAR JEMBER - Keputusan Newcastle United melepas penyerang jangkung asal Jerman, Nick Woltemade ke Juventus dengan status pinjaman murni pada hari terakhir bursa transfer musim panas lalu sempat memicu tanda tanya.
Pasalnya, The Magpies merogoh kocek hingga €75 juta (termasuk bonus) saat mendatangkannya dari VfB Stuttgart setahun sebelumnya.
Pelatih kepala Newcastle, Matthias Jaissle, akhirnya angkat bicara mengenai alasan di balik peminjaman senilai €2,8 juta tanpa opsi pembelian tersebut.
Dalam wawancaranya bersama media Jerman, Kicker, Jaissle menjelaskan secara terbuka situasi internal yang membuat Woltemade memilih berlabuh ke Turin demi mendapatkan kesempatan bermain.
Baca Juga: Reaksi Saja Tak Cukup, Juventus Harus Benahi Ketajaman
Menurut Jaissle, gaya permainan Newcastle yang mengandalkan intensitas tinggi dan penekanan penuh (high pressing) menjadi faktor utama di mana Woltemade saat ini berada di belakang beberapa nama lain dalam hierarki pilihan tim.
“Kami telah menjelaskan posisinya di dalam tim, yang berkaitan erat dengan gaya permainan pressing tinggi (high pressing) kami. Pada momen tersebut, ada satu atau dua pemain yang berada di depannya dalam urutan pilihan,” ungkap Jaissle.
Meskipun merelakan sang penyerang menjajaki petualangan baru di Serie A bersama skuad asuhan Luciano Spalletti, Jaissle menegaskan bahwa masa depan Woltemade di St James’ Park belum berakhir.
Peminjaman tanpa opsi permanen menjadi bukti bahwa Newcastle masih memperhitungkannya.
“Saya memiliki penilaian yang sangat tinggi terhadapnya dan dia tetap merupakan salah satu pemain kami karena statusnya hanya dipinjamkan,” tegas pelatih asal Jerman tersebut.
Editor : M. Ainul Budi