RADAR JEMBER - Ada rasa pahit yang tak bisa disembunyikan setiap kali sebuah laga berakhir tanpa kemenangan, apalagi ketika peluang demi peluang sudah tercipta dan keunggulan sempat di tangan. Itulah suasana yang menyelimuti kubu Rossoneri setelah pertandingan di Mapei Stadium, Reggio Emilia.
Ruben Amorim menegaskan bahwa dirinya dan skuad AC Milan tidak bisa merasa puas dengan pertandingan apa pun yang berakhir tanpa kemenangan. Pernyataan itu muncul setelah Milan ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo, sebuah hasil yang terasa seperti poin yang terbuang. Apa saja yang dikatakan sang pelatih? Simak selengkapnya.
Milan sempat unggul di pertengahan babak kedua lewat tembakan roket Adrien Rabiot. Namun, Rossoneri disamakan hanya dalam hitungan menit lewat gol Odenthal dari sepak pojok.
Baca Juga: Real Madrid Menang 1-0 atas Villarreal, Los Blancos Naik ke Peringkat Ketiga Klasemen La Liga
“Ini adalah pertandingan yang terbagi dalam beberapa bagian: bagian tengah bagus, awal dan akhirnya kurang baik.”
“Ketika kami tidak menang, kami tidak pernah puas. Masih banyak hal yang harus kami perbaiki, tetapi kami sudah menunjukkan beberapa perbaikan. Kami menguasai sebagian besar pertandingan, kami ingin menekan lawan, mencetak gol, dan kami memiliki tanggung jawab lebih besar di lapangan.”
“Kami melakukan pekerjaan bagus dalam meredam dan mengendalikan banyak transisi mereka. Kami layak unggul, tetapi setelah gol itu, jelas kami seharusnya mengelola permainan lebih baik, menjaga penguasaan bola lebih banyak, dan meredam reaksi lawan.”
“Kami tidak boleh kebobolan dari sepak pojok. Jelas kami tidak bisa puas ketika membuang dua poin seperti itu.”
Editor : M. Ainul Budi