RADAR JEMBER - Rodrigo Mora mengungkapkan rasa syukurnya bisa bermain bersama Paulo Dybala di AS Roma. Pemain muda asal Portugal itu juga memiliki ambisi mencetak gol di Stadio Olimpico setelah sebelumnya mencetak gol pada laga keduanya bersama Giallorossi.
Mora, yang bergabung dengan Roma dari Porto pada musim panas ini, berbicara kepada Canal 11 dari pemusatan latihan timnas Portugal U-21. Pemain kelahiran 2007 tersebut saat ini bersiap menghadapi tiga pertandingan kualifikasi menuju Piala Eropa U-21.
Mora mengakui kepindahan ke Italia membawa perubahan besar dalam hidupnya. Ia menghabiskan 19 tahun di Porto dan 10 tahun bermain untuk klub tersebut sebelum memulai petualangan baru bersama Roma.
Baca Juga: Mantan Wasit Italia Sebut Gasperini Punya Semangat Besar, AS Roma Beruntung
“Ini adalah perubahan yang berbeda. Saya menghabiskan 19 tahun di Porto dan 10 tahun bermain untuk Porto. Ini adalah budaya yang berbeda. Namun, saya senang dengan perubahan ini. Saya yakin ini akan menjadi perubahan yang positif,” ujar Mora.
Pemain muda tersebut langsung memberikan kontribusi di awal perjalanannya bersama Roma. Ia mencetak gol pada pertandingan keduanya bersama Giallorossi, tetapi masih memiliki satu target yang belum terwujud.
“Saya sangat suka mencetak gol. Mencetak gol untuk Roma adalah sesuatu yang luar biasa, tetapi saya masih ingin mencetak gol di Stadio Olimpico. Itu sangat spesial dan saya tidak sabar untuk mencetak gol di sana,” katanya.
Baca Juga: BOMBASTIS! Harga Tim AC Milan Melejit Tinggi, Hanya Gara-gara Dua Pemain Muda Ini?
“Saya senang dengan perjalanan saya sejauh ini. Atmosfer di Stadio Olimpico benar-benar spesial dan indah. Itu membuat Anda ingin bermain dan mencetak gol untuk Roma.”
Mora mengakui perpisahan dengan Porto tidak mudah. Setelah bertahun-tahun menjadikan klub tersebut sebagai rumah, ia akhirnya memilih membuka lembaran baru di Italia.
“Perpisahan tidak pernah mudah. Itu sulit. Saya sudah berada di sana dalam waktu yang lama, Porto adalah rumah saya dan akan selalu menjadi rumah saya,” katanya.
“Semua siklus pada akhirnya berakhir, meskipun bisa terbuka kembali di kemudian hari. Saya pergi dengan hati yang penuh. Saya adalah juara bersama klub saya. Saya pergi sebagai juara dan akan terus menjadi salah satu suporter Porto, sekarang mendukung dari Italia.”
Mora juga tetap mengikuti perkembangan mantan klubnya dan berharap Porto kembali meraih gelar liga.
“Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka. Saya tahu semuanya berjalan baik dan berharap terus seperti itu hingga gelar liga kedua datang. Saya tahu saya membutuhkan tantangan baru dalam hidup. Saya bersyukur atas semua tahun yang saya jalani di sana, tetapi saya memang menginginkan tantangan baru di liga kompetitif seperti Italia,” ujarnya.
Editor : M. Ainul Budi