Gasperini Sebut AS Roma Sering Ceroboh, Lini Belakang Jadi Tanda Alarm?

M. Ainul Budi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 08:37 WIB
Gasperini, Pelatih AS Roma
Gasperini, Pelatih AS Roma

RADAR JEMBER - Gian Piero Gasperini puas dengan penampilan AS Roma saat bermain imbang 2-2 melawan Inter Milan pada pekan kelima Serie A. 

Meski kecewa karena keunggulan dua gol terlepas, pelatih Giallorossi menilai pertandingan tersebut memberikan kesadaran penting bahwa timnya mampu bersaing dalam level tinggi.

Roma tampil agresif sejak awal dan sempat unggul 2-0. Namun, Inter bangkit setelah jeda dan berhasil menyamakan kedudukan. Gasperini menilai gol pertama Inter menjadi titik balik pertandingan sekaligus momen yang harus menjadi bahan evaluasi bagi Roma.

Baca Juga: Analisa Laga Juventus 2-0 Atalanta: Conceicao dan Bremer Bawa Bianconeri Bangkit

“Saya puas dengan penampilan kami, meski tentu kecewa karena kami berhasil dikejar. Kami harus meninggalkan pertandingan ini dengan kesadaran bahwa kami telah membuat langkah maju yang penting,” ujar Gasperini dalam konferensi pers.

“Gol di awal babak kedua memberi mereka energi lagi. Kami harus lebih baik dalam memperhatikan detail-detail kecil.”

Menurut Gasperini, Roma menghadapi Inter dalam kondisi terbaiknya. Karena itu, performa yang ditunjukkan timnya dinilai semakin berarti.

“Kami menghadapi Inter yang sedang dalam kondisi sangat baik. Kami memainkan pertandingan hebat melawan tim yang sedang berada dalam performa bagus. Itu membuat nilai penampilan kami menjadi lebih tinggi.”

Baca Juga: TERUNGKAP! Teguran Keras Chivu di Ruang Ganti Jadi Kunci Kebangkitan Inter Milan Lawan AS Roma

Balerdi tampil impresif

Gasperini juga memberikan pujian khusus kepada Leonardo Balerdi. Bek asal Argentina itu kembali tampil solid dan mampu memberikan kontribusi penting di lini belakang.

“Kami merekrutnya memang untuk alasan ini. Mancio mengalami kelelahan dan kram, tetapi penampilan Balerdi hari ini juga luar biasa.”

Pelatih Roma tersebut juga menjelaskan beberapa pergantian pemain yang dilakukan sepanjang pertandingan. Salah satunya adalah Manu Koné, yang belum mampu bermain selama 90 menit penuh.

“Koné mulai menurun. Dia belum memiliki kemampuan bermain selama 90 menit karena pengaruh Piala Dunia. Pergantian pemain berjalan dengan baik. Hermoso masuk untuk memberikan sedikit kesegaran.”

Gasperini mengakui dirinya tidak sempat melakukan pergantian pemain di lini depan, tetapi Soulé justru mampu meningkatkan performanya menjelang pertandingan berakhir.

“Pada akhirnya saya tidak berhasil melakukan pergantian di lini depan, tetapi Soulé justru berkembang pada akhir pertandingan dan kami tetap berbahaya.”

Editor : M. Ainul Budi
berita as roma as roma news inter milan gasperini as roma