RADAR JEMBER - Lautaro Martinez menilai hasil imbang 2-2 melawan AS Roma merupakan satu poin yang berharga bagi Inter Milan. Kapten Nerazzurri tersebut mengakui timnya tampil buruk pada babak pertama, tetapi mampu mengubah sikap dan bangkit setelah turun minum.
Inter tertinggal dua gol lebih dahulu dalam pertandingan pekan kelima Serie A di Olimpico.
Namun, Lautaro Martinez dan rekan-rekannya berhasil merespons dengan mencetak dua gol pada babak kedua untuk membawa pulang satu poin.
“Babak pertama harus kami lupakan. Sikap kami tidak tepat. Pada babak kedua kami mengubah sikap dan itu penting. Ketika kehilangan satu babak, akan sulit untuk mengejar ketertinggalan,” ujar Lautaro.
Striker asal Argentina itu menilai hasil tersebut tetap layak disyukuri mengingat lawan yang dihadapi Inter.
Baca Juga: TERUNGKAP! Teguran Keras Chivu di Ruang Ganti Jadi Kunci Kebangkitan Inter Milan Lawan AS Roma
“Kami bertahan dengan satu poin ini. Melihat apa yang sedang dilakukan Roma dan apa arti mereka sebagai sebuah tim, ini adalah satu poin yang sangat bagus.”
Inter perlu memperbaiki start pertandingan
Inter kembali menunjukkan kemampuan untuk bangkit setelah tertinggal. Namun, Lautaro menegaskan kebiasaan tersebut tidak seharusnya menjadi sesuatu yang terus diandalkan.
“Ini soal sikap. Kami harus melihat bagaimana kami memulai pertandingan,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi evaluasi penting bagi Inter setelah kembali harus mengejar ketertinggalan. Tim besutan Cristian Chivu kehilangan kendali pada babak pertama sebelum tampil lebih agresif setelah jeda dan akhirnya menyamakan skor.
Lautaro siap melepas Messi
Dalam kesempatan yang sama, Lautaro juga berbicara mengenai Lionel Messi dan momen ketika sang legenda Argentina akan mengakhiri kariernya.
“Ya, tentu saja itu akan menjadi sebuah emosi besar, melihat apa arti Leo bagi kami. Sepak bola akan kehilangan sosok seperti dia. Kami harus terus melangkah dan melanjutkan warisan yang telah dia tinggalkan,” ujar Lautaro.
Keduanya merupakan bagian penting dari generasi sepak bola Argentina yang berhasil meraih sejumlah pencapaian besar, termasuk gelar Piala Dunia 2022.
Fokus menjaga kondisi fisik
Lautaro juga menjelaskan perubahan yang dilakukan terhadap program fisiknya musim ini. Ia mengaku memberikan perhatian lebih besar terhadap kondisi tubuh setelah merasakan dampak berat dari Piala Dunia Antarklub.
“Saya banyak memperhatikan kondisi fisik. Piala Dunia Antarklub menjadi sesuatu yang berat bagi saya. Tahun ini saya sangat memperhatikan tubuh dan banyak berlatih setelah turnamen tersebut.”
Editor : M. Ainul Budi