RADAR JEMBER - Kehadiran Zlatan Ibrahimovic di Milanello setelah enam bulan memicu spekulasi mendalam mengenai evolusi peran strategisnya dalam struktur manajemen AC Milan saat ini.
Kembalinya sang legenda ke pusat latihan kemarin tidak lagi menunjukkan intensitas yang sama seperti musim-musim sebelumnya.
Ibrahimovic terlihat memantau seluruh sesi latihan dari kejauhan sebelum akhirnya meninggalkan lokasi pada awal sore hari.
Laporan dari Tuttosport menyoroti fakta menarik di mana Ibrahimovic memilih untuk tidak ikut makan siang bersama pelatih Amorim.
Baca Juga: Pembuktian Ramos di Laga Lawan Benfica, Pantaskah Jadi Striker Utama AC Milan
Keputusan ini dianggap sebagai sinyalemen kuat bahwa ia tidak akan segera kembali ke garis depan operasional harian klub. Pada periode tersebut, Ibrahimovic merupakan sosok reguler yang hampir selalu hadir dan terlibat aktif di lapangan latihan.
Namun, kedekatan tersebut justru memicu keretakan hubungan yang berujung pada laporan adanya perselisihan fisik di akhir musim.
Baca Juga: Gattuso Buru Rekor Baru di Laga Lawan Venezia
“Menjaga jarak profesional mungkin menjadi langkah paling bijak untuk menjaga stabilitas ruang ganti Milan saat ini.” Meskipun demikian, kebijakan untuk tidak makan siang bersama pelatih menunjukkan kedewasaan profesional yang mungkin dibutuhkan Milan saat ini.
Bagi para Milanisti, melihat Ibra kembali ke Milanello selalu memberikan suntikan energi, namun memahami bahwa sang Singa kini belajar mengaum dari kejauhan demi kebaikan kolektif adalah bentuk dukungan tertinggi yang bisa kita berikan untuk kejayaan Rossoneri.
Editor : M. Ainul Budi