RADAR JEMBER - AC Milan bersiap untuk memulai kampanye Eropa mereka di musim 2026-27 dengan menghadapi ujian yang di atas kertas terbilang sangat berat yakni menjamu wakil Portugal, Benfica.
Raksasa asal kota Lisbon tersebut datang sebagai salah satu tim favorit turnamen setelah sukses mengukir lima kemenangan dari enam laga liga domestik di bawah asuhan Marco Silva, dengan torehan fantastis 21 gol.
Di sisi lain, awal musim Serie A bagi skuad Rossoneri sebenarnya tidak berjalan terlalu buruk, meskipun mereka baru saja menelan dua hasil imbang beruntun saat bertandang ke markas Juventus dan Lazio.
Baca Juga: Prediksi Line Up AC Milan Hadapi Benfica Nanti Malam
Kini, dengan ketertinggalan empat poin dari puncak klasemen domestik, pelatih Ruben Amorim meminta skuadnya untuk memusatkan seluruh fokus pada persaingan di kompetisi kontinental demi meraup hasil maksimal di hadapan publik San Siro.
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan yang diselenggarakan di Milanello pada malam hari WIB, sang juru taktik membagikan pandangannya mengenai krusialnya laga pembuka ini.
Baca Juga: Malen Makin Klop dengan Dybala, Siap Jadi Bomber Andalan AS Roma
“Ini adalah kesempatan penting, ini adalah pertandingan pertama Liga Europa.”
“Kami tidak sabar untuk memulai.”
“Kami tahu tentang dua final Liga Champions.”
“Rui Costa adalah presiden Benfica tetapi dia adalah sosok yang penting bagi Benfica.”
“Saya juga memiliki masa lalu di Benfica, tetapi saya di sini untuk menang.”
“Ini adalah pertandingan spesial karena ini adalah yang pertama di Liga Europa.”
Terkait pengalamannya menembus babak final bersama Manchester United pada tahun 2025, pelatih berusia 41 tahun itu menegaskan bahwa tujuan utama timnya selalu tertuju pada trofi juara.
“Kita berbicara tentang sebuah kompetisi, dan tujuannya jelas untuk menang.”
“Tujuan kami adalah mencapai final.”
“Ada banyak tim yang kompetitif: perbedaannya adalah mampu mengandalkan skuad yang pantas menyandang nama tersebut.”
“Jika Anda termotivasi, saya pikir Anda dapat memenangkan kompetisi dan pertandingan apa pun, mengingat bahwa tujuannya hanya satu: untuk menang.”
Editor : M. Ainul Budi