Kemenangan Komplit AS Roma Bikin Gasperini Sumringah: Sebut Punya 2 Pemain Kunci

M. Ainul Budi • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:07 WIB
Dybala dan Malen jadi andalan baru AS Roma
Dybala dan Malen jadi andalan baru AS Roma

RADAR JEMBER - Gian Piero Gasperini puas melihat Roma meraih kemenangan 2-0 atas Torino dan mempertahankan rekor sempurna di Serie A. Pelatih Giallorossi itu menyoroti perkembangan skuad, terutama chemistry antara Paulo Dybala dan Donyell Malen, serta memuji penampilan Leonardo Balerdi yang dinilainya memiliki karakteristik seperti Franco Baresi.

Gasperini juga menegaskan pentingnya mengelola tenaga pemain di tengah padatnya jadwal, sekaligus memberikan menit bermain kepada para pemain yang diproyeksikan menjadi bagian penting Roma dalam jangka panjang.

Gasperini ingin seluruh skuad berkembang
Salah satu keputusan Gasperini di Turin adalah menarik Malen keluar pada menit ke-57. Menurutnya, pergantian tersebut merupakan bagian dari rencana membangun skuad yang mampu tampil konsisten dalam banyak pertandingan.

Baca Juga: Meski Kalah Lawan AS Roma, Kiper Torino Makin Nyaman di Italia

“Kami harus membuat skuad berkembang semaksimal mungkin. Terutama para penyerang, karena kalau mereka selalu bermain 90 menit, mereka tidak akan berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk tampil konsisten di setiap pertandingan. Kalau kami bisa menghemat 20 atau 30 menit, mereka juga bisa menghadapi beberapa pertandingan dalam satu pekan,” ujar Gasperini.

Selain menjaga kebugaran, Gasperini ingin para pemain muda belajar dari sosok seperti Malen dan Dybala.

“Kami juga memiliki beberapa pemain yang harus berkembang dan menjadi penting, mengikuti jejak pemain seperti Malen dan Dybala. Mereka bukan hanya harus mengambil contoh dari sisi teknis, tetapi juga dari temperamen, keinginan untuk terus berusaha, menjadi penentu dan tampil sebagai protagonis. Kalau kami bisa melakukan itu, tim akan menjadi lebih kuat.”

Dybala dan Malen semakin padu
Kombinasi Dybala dan Malen menjadi salah satu sumber kekuatan utama Roma. Keduanya kembali menunjukkan hubungan yang efektif saat menghadapi Torino.

Baca Juga: Juventus Krisis Kapten Sejati? Tak Ada yang Bisa Kendalikan Ruang Ganti

“Saya dan semua orang tentu senang melihatnya. Ini juga menjadi sesuatu yang indah bagi para tifosi ketika mereka melihat dua pemain hebat mampu menciptakan situasi yang berujung peluang gol di setiap pertandingan,” kata Gasperini.

“Mereka bukan hanya kuat secara individu, tetapi juga saling melengkapi. Mereka memiliki koneksi-koneksi tertentu yang mampu mereka terjemahkan menjadi gol dalam banyak pertandingan.”

Roma semakin matang membaca pertandingan
Gasperini juga melihat adanya kemajuan dalam cara Roma mengelola pertandingan dibandingkan musim lalu. Melawan Torino, Giallorossi mampu tetap efektif meski permainan mereka tidak selalu terlihat dominan.

“Torino melakukan beberapa pergantian penting malam ini yang membuat level pertandingan meningkat. Kami menjalani babak pertama dengan sangat baik, meskipun dari sisi kualitas kami masih bisa tampil lebih baik,” tuturnya.

“Lawan juga bisa mengubah jalannya pertandingan, sehingga kami harus mengandalkan sedikit temperamen. Kami memang tidak seindah biasanya, tetapi selalu konkret dan pada akhirnya mampu mencetak gol kedua. Kemampuan membaca pertandingan merupakan aspek yang sangat penting.”

Balerdi mengingatkan Gasperini pada Baresi
Balerdi juga mendapat pujian khusus dari sang pelatih. Gasperini menyebut bek asal Argentina itu memiliki karakteristik sebagai bek modern yang komplet, terutama dalam hal kekuatan fisik, kecepatan dan kemampuan melakukan recovery.

“Dia sangat kuat. Dia adalah bek modern, kuat secara fisik dan cepat. Standar tertinggi untuk bek dengan karakteristik seperti ini adalah Baresi, meski tentu saya tidak ingin membandingkannya secara langsung,” kata Gasperini.

“Namun, dalam cara dia menjalankan peran, dari segi fisik, kecepatan ketika melakukan recovery dan keterlibatannya dalam permainan, dia memiliki karakteristik tersebut.”

Malen langsung meyakinkan Gasperini
Sebelum pertandingan, Gasperini kembali mengingat momen ketika Malen pertama kali bermain di stadion tersebut bersama Roma. Sejak awal, ia sudah yakin mendapatkan pemain berkualitas.

“Saya langsung memahami bahwa kami mendapatkan pemain bagus. Angka-angkanya kemudian luar biasa, tetapi keyakinan bahwa kami telah merekrut pemain penting sudah muncul sejak awal.”

Gasperini juga menjelaskan kondisi Ndicka dan alasan Wesley tidak dimainkan.

“Wesley menerima benturan keras saat melawan Fenerbahce sehingga belum pulih dengan baik. Ndicka juga mengalami serangan flu tadi malam dan karena itu dia bahkan tidak datang ke stadion.”

Castro terus berkembang
Gasperini memberikan penilaian positif terhadap perkembangan Santiago Castro yang semakin sering mendapatkan kesempatan bermain.

“Bagus. Dia tampil sangat baik setiap kali dimainkan. Kondisinya juga bagus. Kami berharap banyak darinya dan kami yakin dengan kemampuannya karena dia adalah pemain muda yang layak mendapatkan kesempatan dan memiliki kualitas yang luar biasa.”

Sementara itu, Gasperini menilai Roma memiliki cukup banyak opsi di lini depan. Selain Dybala dan Malen, nama Soulé, Mora, Pellegrini dan Castro juga memberikan variasi dalam permainan.

“Skuad kami memiliki beberapa pemain di lini serang. Mungkin dibandingkan tim lain, jumlah kami justru lebih sedikit. Saya sangat senang dengan keenam pemain tersebut. Sekarang kami juga sudah mendapatkan kembali Pellegrini dan berharap selalu memiliki skuad lengkap, karena dalam sepak bola modern selalu ada ruang untuk semua pemain pada momen yang berbeda.”

 

Editor : M. Ainul Budi
berita as roma hasil as roma Donyell Malen gasperini as roma