RADAR JEMBER - Pelatih Udinese, Kosta Runjaic, mengakui kualitas Inter Milan berada di level berbeda setelah timnya kalah 3-5 di San Siro.
Runjaic menilai Udinese terlalu mudah memberikan gol kepada Inter, terutama setelah pertandingan memasuki babak kedua.
“Saya memperkirakan Inter akan sekuat ini, tetapi kami terlalu mudah memberikan gol. Pada babak pertama kami lebih baik dalam menguasai bola, namun di babak kedua kami kesulitan menghadapi tekanan,” ujar Runjaic kepada DAZN.
Pelatih asal Jerman itu juga mengakui Inter mampu menunjukkan reaksi luar biasa setelah tertinggal dua gol.
“Saya mengharapkan Inter melakukan kebangkitan besar di babak kedua, dan kami terlalu mudah memberikan mereka gol,” lanjutnya.
Akui Kemenangan Musim Lalu Berbau Keberuntungan
Runjaic turut mengenang kemenangan Udinese atas Inter di San Siro musim lalu. Menurutnya, hasil tersebut juga dipengaruhi sedikit keberuntungan.
“Kami selalu harus berkembang. Kami memiliki banyak pemain muda dan beberapa pemain penting sedang cedera. Saya tidak sabar menunggu Zaniolo, Solet, dan Piotrowski kembali,” kata Runjaic.
“Musim lalu kami sempat menurun, lalu kami menang di sini melawan Inter dengan sedikit keberuntungan. Namun, Inter berada di level yang berbeda.”
Udinese kini harus segera bangkit karena pada Sabtu mereka akan menghadapi Cagliari.