RADAR JEMBER - Nick Woltemade mengungkapkan kebahagiaannya setelah bergabung dengan Juventus.
Penyerang asal Jerman itu menyebut Bianconeri sebagai klub terbesar di Italia dan menegaskan bahwa kemampuan teknis menjadi kekuatan utamanya, bukan sekadar postur tubuhnya yang mencapai 1,98 meter.
Nick Woltemade akhirnya resmi menjadi bagian dari Juventus. Penyerang asal Jerman tersebut bergabung dengan Bianconeri pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026 melalui kesepakatan pinjaman selama satu musim dari Newcastle United.
Baca Juga: FIX! Juventus Umumkan Skuad Europa League 2026/27, Yildiz Masuk List B
Juventus membayar biaya awal sekitar €2,8 juta untuk menggunakan jasa Woltemade sepanjang musim 2026/2027.
Kehadirannya menambah pilihan Luciano Spalletti di lini depan, terutama untuk bersaing dan melakukan rotasi dengan Randal Kolo Muani.
Namun, ada satu hal yang ingin diluruskan Woltemade mengenai karakter permainannya. Meski memiliki tinggi badan mencapai 1,98 meter, pemain berusia 23 tahun itu tidak ingin hanya dikenal sebagai penyerang yang mengandalkan kekuatan fisik.
Baca Juga: Kiper AS Roma Mile Svilar Sudah Berbicara Target Scudetto?
Menurutnya, teknik dan pemahaman permainan justru merupakan keunggulan terbesar yang dimilikinya.
Dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Juventus melalui kanal media resmi klub, Woltemade mengaku sangat bahagia bisa mengenakan seragam Bianconeri.
Ia menyebut kepindahan ke Italia sebagai petualangan baru dalam kariernya setelah sebelumnya merasakan atmosfer sepak bola Jerman dan Inggris.
Ia memberikan pujian tinggi kepada klub barunya.
“Saya sangat senang bisa bermain di klub besar seperti ini, klub terbesar di Italia. Saya sangat bahagia dan bangga kepada diri sendiri, keluarga saya, agen saya, serta semua orang di Juventus yang membuat kepindahan ini terjadi,” ujar Woltemade.
Bagi Woltemade, bergabung dengan Juventus merupakan kesempatan besar untuk melanjutkan perkembangan kariernya di salah satu klub paling bersejarah di Eropa.
Ia pun tidak sabar untuk segera memulai petualangan barunya di Turin.
Editor : M. Ainul Budi