RADAR JEMBER - Kejutan besar terjadi di detik-detik akhir bursa transfer musim panas.
Nama Omari Hutchinson mendadak muncul dari ruang senyap dan resmi diresmikan oleh AC Milan dengan status pinjaman plus opsi pembelian dari Nottingham Forest.
Pemuda berusia 22 tahun ini mengaku sangat antusias melangkah ke panggung Serie A mengikuti jejak rekan se-negaranya seperti Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek.
Baca Juga: Bursa Transfer Musim Panas 2026 Resmi Ditutup, Ini Rekap Lengkap 6 Amunisi Baru AC Milan
Bagi Hutchinson, ketertarikan dari klub berjuluk Il Diavolo Rosso ini merupakan kehormatan luar biasa yang berakar dari cerita-cerita masa kecil sang ayah.
“Ini gila, sebuah mimpi. Ketika klub sebesar AC Milan mengetuk pintu Anda, itu sungguh luar biasa. Ayah saya selalu bercerita tentang para juara yang mengenakan warna-warna ini, dan menjadi bagian darinya sekarang adalah sesuatu yang fantastis,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Telepon Perdana dengan Ruben Amorim
Proses adaptasi pemain anyar ini langsung mencair berkat perbincangan awal yang cair bersama nakhoda anyar Milan, Ruben Amorim. Sang pelatih membuka obrolan dengan mengingat momen saat Hutchinson membobol gawang tim asuhannya sewaktu masih berkarir di Inggris.
Baca Juga: Kiper Inter Milan Ini Punya Catatan Impresif, Terbaik Sejak era 2020/21?
“Saya berbicara dengan Amorim, dan hal pertama yang dia katakan di telepon adalah bahwa saya pernah mencetak gol ke gawangnya di Inggris. Tentu saja saya tersenyum dan meminta maaf. Dia mengatakan bahwa sekarang saya harus melakukannya (mencetak gol) untuknya. Dia memberi saya perasaan yang menarik dan positif, dan saya ingin bekerja dengan baik bersamanya,” tambah Hutchinson.
Janji Selebrasi Salto dan Takdir Pertemuan dengan Pirlo
Dikenal sebagai tipe penyerang dinamis yang proaktif dan menuntut penguasaan bola, mantan pemain Ipswich Town ini berjanji menyajikan gaya main yang menghibur di San Siro. Bahkan, ia sudah menyiap kan atraksi khusus untuk menyambut gol perdananya.
“Saya berharap bisa tampil baik untuk Milan, mencetak gol, dan merayakannya dengan selebrasi backflip (salto).”
Editor : M. Ainul Budi