RADAR JEMBER - AS Roma terus bergerak pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas.
Setelah situasi Jayden Oosterwolde menjadi tanda tanya akibat hasil pemeriksaan medis, Giallorossi mulai memajukan kandidat lain di lini belakang. Nama Morato kini menguat, sementara Jan Ziolkowski semakin dekat untuk dipinjamkan ke Monza.
Dinamika tersebut saling berkaitan. Roma membutuhkan tambahan bek untuk memperkuat skuad Gian Piero Gasperini, tetapi pada saat yang sama harus mengatur komposisi pemain di dalam skuad.
Karena itu, kedatangan Morato dapat membuka jalan bagi kepergian Ziolkowski dengan status pinjaman.
Baca Juga: Jonathan David Masih Ngotot Bertahan di Juventus, Begini Alasan Realistisnya
Oosterwolde belum sepenuhnya pasti
Situasi Oosterwolde menjadi salah satu perhatian utama Roma. Bek asal Belanda tersebut disebut telah melewati pemeriksaan medis, tetapi hasil tes menunjukkan kondisi yang tidak sepenuhnya sesuai dengan informasi awal dari Fenerbahce.
Sebelumnya, klub Turki itu memperkirakan Oosterwolde membutuhkan waktu pemulihan sekitar 2-3 pekan. Namun, pemeriksaan di Roma menunjukkan bahwa masa pemulihannya berpotensi lebih panjang.
Belum ada keputusan final mengenai transfer tersebut. Roma dan pihak pemain masih berusaha mencari solusi terbaik, termasuk kemungkinan penyesuaian terhadap formula transfer yang sebelumnya telah disepakati.
Kondisi ini membuat Roma tidak ingin mengambil risiko. Dengan waktu bursa transfer yang semakin sempit, Giallorossi mulai mempersiapkan alternatif jika transfer Oosterwolde tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana.
Baca Juga: Mourinho Resmi Ukir Sejarah Kelam LaLiga: Guardiola Saja Lewat
Morato jadi alternatif di lini belakang
Nama Morato kini semakin menonjol dalam radar Roma. Giallorossi sedang bernegosiasi dengan Nottingham Forest untuk mendapatkan bek asal Brasil tersebut.
Formula yang dibahas adalah peminjaman dengan opsi pembelian, yang dapat berubah menjadi kewajiban pembelian apabila sejumlah kondisi tertentu terpenuhi.
Kehadiran Morato akan memberikan tambahan opsi bagi Gasperini di lini pertahanan. Selain menyelesaikan kebutuhan di sektor belakang, transfer ini juga memiliki konsekuensi terhadap komposisi skuad Roma.
Jika Morato tiba di Trigoria, Roma dapat memberikan lampu hijau bagi Ziolkowski untuk mencari klub baru dengan status pinjaman.
Ziolkowski semakin dekat ke Monza
Jan Ziolkowski kini semakin dekat dengan Monza. Klub asal Brianza tersebut sedang bernegosiasi dengan Roma untuk mendatangkan bek muda kelahiran 2005 itu dengan status pinjaman.
Dalam kesepakatan tersebut, Monza berpeluang mendapatkan opsi pembelian. Namun, Roma tidak berniat melepas Ziolkowski secara permanen, terutama dengan nilai yang berada di bawah 20 juta euro, angka yang sebelumnya menjadi patokan penilaian pemain tersebut.
Faktor utama di balik keputusan meminjamkan Ziolkowski adalah kebutuhan untuk memberinya menit bermain yang lebih konsisten. Di bawah asuhan Ivan Juric, Monza dapat menyediakan ruang yang lebih besar bagi sang bek muda untuk berkembang.
Sebelumnya, Parma dan sejumlah klub Eropa juga telah meminta informasi mengenai situasi Ziolkowski. Namun, Monza kini berada dalam posisi yang lebih konkret dan pembicaraan kedua klub sudah memasuki tahap lanjutan.
Kessie dan Fofana juga jadi perhatian
Selain lini belakang, aktivitas Roma di bursa transfer masih berpotensi menyentuh lini tengah dan sektor sayap.
Dalam pembicaraan di Radio Radio, Aspri menilai Franck Kessie merupakan pemain yang sangat disukai Gasperini. Kehadiran gelandang tersebut dinilai dapat mengubah hierarki di lini tengah Roma dan meningkatkan kualitas sektor tersebut secara signifikan.
Namun, transfer Kessie bukan perkara mudah. Juventus juga disebut berada dalam persaingan, sementara kondisi fisik sang pemain menjadi salah satu pertimbangan yang membuat operasi tersebut lebih rumit.
Di sisi lain, Roma masih berusaha mendapatkan Malick Fofana dari Lyon. Negosiasi diarahkan untuk menurunkan tuntutan harga klub Prancis tersebut. Jika berhasil, Fofana dipandang sebagai pemain yang dapat menjadi tambahan penting di sektor sayap Roma.
Editor : M. Ainul Budi