RADAR JEMBER - Mantan gelandang Inter Milan Davide Frattesi langsung memberi dampak pada laga debutnya bersama Lazio.
Baru masuk ke lapangan, gelandang asal Italia itu mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Bologna dalam pertandingan Serie A di Stadion Renato Dall’Ara, Senin (24/8/2026).
Meski tampil sebagai pemain pengganti dan menjadi pahlawan kemenangan, Frattesi mengakui kondisi fisiknya belum sepenuhnya prima. Dalam wawancara dengan DAZN seusai pertandingan, ia mengatakan masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugarannya ke level terbaik.
“Sebenarnya saya juga belum terlalu baik. Kondisi saya belum 100 persen dan sudah cukup lama tidak bermain selama 90 menit,” ujar Frattesi.
Baca Juga: Donyell Malen Menggila Usai Bantai Fiorentina, Jujur Merasa Sangat Beruntung Berduet dengan Dybala
Namun, pemain yang didatangkan Lazio itu percaya bahwa performanya melawan Bologna merupakan gambaran kemampuannya ketika berada dalam kondisi terbaik.
“Saya selalu tahu di dalam diri saya: ketika saya berada dalam kondisi baik, saya bisa seperti ini. Jadi, tujuan saya adalah mencapai kondisi 100 persen dan mempertahankannya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Frattesi juga mengungkapkan alasan dirinya tertarik bergabung dengan Lazio. Salah satunya adalah keberadaan pelatih Rino Gattuso.
Frattesi mengaku sudah mengenal Gattuso ketika keduanya berada di lingkungan tim nasional Italia. Meski tidak banyak bermain bersamanya, pertemuan itu membuat Frattesi mengenal Gattuso bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai pribadi.
“Saya datang ke sini juga karena dia. Di tim nasional, meski saya tidak banyak bermain, saya sudah mengenalnya dengan baik sebagai seorang manusia,” ungkap Frattesi.
Baca Juga: Gennaro Gattuso Kembali Senyum Usai Lazio Menang Tipis Atas Bologna
Ia bahkan menyebut dirinya memiliki pandangan “konservatif” mengenai hubungan antarmanusia.
“Saya termasuk orang yang masih menjunjung nilai-nilai tradisional dalam hubungan antarmanusia. Bagi saya, relasi dan pribadi seseorang itu penting. Dia adalah orang yang benar. Di dunia sepak bola, orang seperti itu sedikit. Jadi, kalau saya bisa membantu orang yang benar, saya akan datang,” tuturnya.
Selain golnya, perayaan Frattesi bersama Mattia Zaccagni juga menjadi perhatian. Keduanya melakukan selebrasi yang terlihat seperti dua ekor penguin.
Ketika ditanya mengenai perayaan tersebut, Frattesi menjawab sambil bercanda.
“Ya, dua orang bodoh. Lebih tepatnya dua orang bodoh,” katanya sambil tertawa.
Frattesi mengaku selebrasi itu muncul secara spontan. Ia bahkan berjanji akan menyiapkan selebrasi baru untuk pertandingan berikutnya.