RADAR JEMBER - Kemenangan telak 4-1 Inter Milan atas Monza pada pekan pembuka Serie A memberikan sejumlah catatan positif.
Menurut pengamat sepak bola Stefano Borghi, hasil tersebut memperlihatkan bahwa Nerazzurri memiliki banyak kualitas dan kedalaman skuad yang membuat mereka layak kembali menjadi salah satu tim yang harus dikalahkan musim ini.
Borghi menilai Inter memang sempat mengalami kesulitan pada babak pertama ketika menghadapi pressing man-to-man yang diterapkan Monza.
Baca Juga: Spalletti: Juventus Sudah Punya Identitas, tapi Masih Kurang Satu Hal Ini
Namun, setelah jeda, tim asuhan Cristian Chivu mampu meningkatkan dominasi permainan dan menciptakan lebih banyak peluang.
Salah satu pemain yang mendapat sorotan khusus adalah Pio Esposito. Borghi menilai penyerang muda tersebut tampil luar biasa dan mencetak gol indah. Meski demikian, menurutnya, strategi yang mengandalkan Esposito secara intensif tidak bisa dijadikan pola permanen sepanjang musim.
“Rencana permainan dengan mengandalkan Pio merupakan keputusan yang berkaitan dengan karakter permainan Monza. Mereka bermain dengan pressing man-to-man, sehingga pendekatan tersebut sangat cocok,” ujar Borghi.
Selain Esposito, Andy Diouf juga menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Borghi melihat pemain asal Prancis itu mampu menunjukkan kualitas menyerangnya ketika diberikan peran yang lebih bebas.
Baca Juga: Gasperini Bongkar Rahasia Gila AS Roma Hingga Sanjung Kondisi Fisik Paulo Dybala
“Diouf menikmati perannya. Dia bisa mengeluarkan bakat menyerangnya, terlibat dalam permainan, dan terlihat termotivasi oleh kemampuan Chivu membaca pertandingan,” katanya.
Borghi bahkan menyoroti kontribusi Diouf dalam proses terciptanya gol Pio Esposito. Menurutnya, pemain tersebut mampu memulai sebuah rangkaian serangan yang kemudian berujung pada gol Inter.
Kehadiran Djed Spence di skuad Inter juga menjadi pembahasan. Borghi menilai Spence merupakan bek sayap yang lebih natural dan seimbang, terutama dari sisi pertahanan. Namun, hal itu tidak berarti peluang Diouf untuk mendapatkan tempat di tim utama tertutup.
“Inter mendatangkan Spence, yang merupakan bek sayap lebih seimbang dan natural, tetapi Diouf akan mampu menemukan ruangnya,” jelas Borghi.
Editor : M. Ainul Budi