RADAR JEMBER - Ada sesuatu yang tidak biasa dari bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Belakangan ini, perubahan bahasa tubuh pemain bernomor punggung maut tersebut di atas lapangan mulai memancing perhatian publik dan menimbulkan tanda tanya besar.
Yamal terlihat jauh lebih mudah frustrasi saat bertanding.
Kekesalannya kerap tampak jelas ketika umpan yang dinantikannya dari rekan setim tidak kunjung datang—terutama di momen-momen saat rekan setimnya lebih memilih untuk menembak langsung ke gawang atau gagal menemukannya di posisi yang menguntungkan.
Baca Juga: AC Milan Siap Caplok Bek MU Noussair Mazraoui, Amorim Turun Tangan
Mogok Pressing Hingga Ditarik Keluar Hansi Flick
Gestur ketidakpuasan tersebut makin terlihat jelas di tengah pertandingan. Dalam satu momen, Yamal bahkan sempat terlihat secara sengaja berhenti melakukan pressing ke arah lawan sebelum akhirnya kembali bergerak.
Melihat situasi tersebut, sang pelatih, Hansi Flick, mengambil keputusan tegas dengan menarik keluar pemain muda berbakat itu di babak kedua.
Baca Juga: Mourinho Pasang Badang Untuk Vinicius, Pasca Drama Real Madrid Lawan Espanyol
Isu Balde dan Peringatan Keras Soal Kerendahan Hati
Kejadian ini langsung memunculkan berbagai spekulasi panas di internal tim, termasuk berkembangnya kabar mengenai Alejandro Balde yang disebut-sebut tak lagi menjadi pilihan utama dalam skema permainan Flick.
Apa pun penyebab di balik perubahan sikap tersebut, Lamine Yamal dinilai perlu segera mendinginkan kepala, kembali tenang, dan tetap menjaga kerendahan hati. Pasalnya di klub sebesar Barcelona, kepentingan dan marwah tim akan selalu berada di atas segalanya—bahkan di atas nama besar pemain manapun, termasuk sosok legenda sebesar Lionel Messi sekalipun.
Editor : M. Ainul Budi