RADAR JEMBER - Adrien Rabiot sukses tampil sebagai pahlawan pembawa keberuntungan bagi AC Milan.
Masuk dari bangku cadangan, gelandang asal Prancis tersebut menjadi pembeda utama saat memimpin Rossoneri mengamankan kemenangan tipis 2-1 di markas Torino FC.
Magis Rabiot: Dari Assist Manis Hingga Gol Voli Memukau
Kehadiran Rabiot di babak kedua langsung mengubah alur permainan Milan.
Baca Juga: Ini Bintang Baru AC Milan: Siap Permanen di Skuad Inti dan Geser Leao
Sentuhan pertamanya berbuah assist matang yang berhasil dimaksimalkan oleh Alphadjo Cisse. Gol tersebut terasa sangat spesial bagi Cisse karena menjadi gol debutnya di panggung Serie A.
Tak berhenti di situ, Rabiot memperlebar keunggulan Milan lewat aksi individu memukau. Ia melepaskan tembakan voli keras yang menghujam deras gawang Torino, membuat Rossoneri makin meyakinkan di atas lapangan.
Kontroversi VAR dan Perlawanan Sengit Torino
Laga ini juga diwarnai insiden kontroversial saat para pemain Milan melayangkan protes keras dan meminta hadiah penalti usai dugaan handball yang dilakukan Nikola Vlasic.
Baca Juga: Begini Wawancara Lengkap Andoni Iraola Usai Liverpool Ditahan 2-2 Newcastle
Namun, setelah melakukan peninjauan melalui VAR, wasit menolak memberikan penalti tersebut.
Torino tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan sengit jelang laga berakhir. Ancaman berbahaya sempat datang melalui tembakan Alieu Njie yang hanya menghantam tiang gawang Milan.
Drama makin memuncak di masa injury time ketika Che Adams mencetak gol akrobatik yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Beruntung bagi Rossoneri, gol indah tersebut tercipta terlalu lambat. AC Milan sukses bertahan dari gempuran akhir dan mengamankan tiga poin penuh dari kandang lawan.
Editor : M. Ainul Budi