RADAR JEMBER - Era baru AS Roma di bawah komando Gian Piero Gasperini resmi dimulai.
Giallorossi bakal membuka perjalanan mereka di Serie A musim 2026/27 dengan menjamu Fiorentina pada Giornata ke-1 di Stadio Olimpico, Senin (24/8/2026).
Duel pembuka ini bukan sekadar laga biasa, melainkan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur seberapa jauh identitas, filosofi, serta intensitas permainan khas Gasperini sanggup langsung diterapkan secara kompetitif.
Baca Juga: Sudah HERE WE GO! Oosterwolde Sudah Deal dengan AS Roma
AS Roma menatap musim baru dengan modal mentereng usai berhasil finis di posisi ketiga Serie A musim 2025/26. Di sisi lawan, Fiorentina juga mengusung motivasi tinggi lewat proyek dan pelatih baru mereka.
Dominasi Mutlak dan Head to Head di Olimpico
Secara historis, AS Roma mengantongi rekor yang sangat dominan kala berhadapan dengan Fiorentina di hadapan pendukungnya sendiri. Dari 101 pertemuan resmi di Roma, Giallorossi sukses mengamankan 50 kemenangan, 32 kali imbang, dan hanya menelan 19 kekalahan.
Bahkan, Fiorentina belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan atas Roma di Olimpico sejak 7 April 2018. Dalam delapan bentrokan terakhir di markas Roma, tim tuan rumah mencatatkan 6 kemenangan dan 2 hasil imbang.
Baca Juga: Ini Statistik Kemenangan Inter Milan 4-1 dari Monza
3 Pertemuan Terakhir:
Roma 4-0 Fiorentina
Fiorentina 1-2 Roma
Roma 1-0 Fiorentina
Adu Taktik dan Tantangan Laga Perdana
Gian Piero Gasperini dipastikan bakal langsung memamerkan gaya sepak bola taktisnya: pressing agresif, intensitas tinggi, pergerakan dinamis tanpa bola, hingga eksploitasi cepat di sektor sayap.
Meski demikian, laga perdana selalu menyajikan tantangan tersendiri terkait chemistry antar-pemain, tingkat kebugaran, serta pemahaman sistem yang masih terus dibangun. Roma dituntut mengontrol jalannya laga sekaligus mewaspadai kerapuhan saat transisi.
Baca Juga: Susunan Pemain Mengerikan AC Milan Bocor: Modric-Rabiot Jaga Tengah, Moreira Langsung Starter
5 Pemain Kunci yang Patut Dipantau:
Paulo Dybala: Kreativitas serta pengalaman La Joya menjadi kunci utama membongkar barisan pertahanan lawan.
Donyell Malen: Statusnya sebagai top scorer Roma musim lalu menjadikan sang penyerang ancaman paling berbahaya di lini depan.
Rodrigo Mora: Sosok berjuluk El Fiesta ini siap memulai babak baru. Akankah debut resminya di Serie A tercipta di Olimpico?
Nahuel Molina: Daya jelajah serta kemampuan menyerang dari Sektor sayap kanan bakal menjadi senjata vital dalam skema Gasperini.
Manu Koné: Kedalaman energi, agresivitas, dan kemampuan ball-carrying miliknya sangat dibutuhkan untuk menjaga ritme lini tengah.
Misi Utama: Amankan 3 Poin Pertama!
Menatap giornata pertama, AS Roma tak perlu melihat terlalu jauh pada papan klasemen. Misi utama mereka sangat jelas: MENANG DI OLIMPICO.
Kemenangan di laga pembuka bakal menjadi fondasi krusial bagi perjalanan panjang musim 2026/27, terlebih Roma juga harus membagi fokus di ajang Liga Champions. Ini bukan sekadar pembukaan musim, melainkan awal dari babak baru AS Roma bersama Gian Piero Gasperini!
Editor : M. Ainul Budi