RADAR JEMBER - Inter Milan mengawali musim baru Serie A (2026-27) dengan kemenangan meyakinkan.
Menjamu Monza di San Siro di pekan pembuka, Nerazzurri sempat dibuat kesulitan dan hanya bermain imbang 1-1 pada babak pertama.
Namun, situasi berubah setelah jeda. Inter Milan tampil lebih tenang, tajam, dan mampu mencetak tiga gol tambahan untuk mengamankan kemenangan 4-1.
Baca Juga: Ini Statistik Kemenangan Inter Milan 4-1 dari Monza
Setelah pertandingan, pelatih Inter Cristian Chivu memberikan analisis mengenai penampilan timnya. Ia mengakui bahwa Inter belum berada dalam kondisi fisik terbaik, tetapi memuji respons para pemain setelah pertandingan memasuki babak kedua.
Chivu mengawali komentarnya dengan mengakui bahwa timnya masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaik.
“Kami tahu bahwa secara fisik kami belum berada dalam kondisi terbaik, dan kami selalu berusaha untuk berkembang,” ujar Chivu.
Menurut Chivu, Monza juga layak mendapatkan apresiasi karena mampu memberikan tekanan kepada Inter.
Baca Juga: Mikel Arteta Resmi Masuk Geng Elite Premier League, Cetak 150 Kemenangan Setara Ferguson dan Pep
“Pujian juga untuk lawan kami yang memberikan masalah melalui pressing dan bola-bola kedua, di mana kami lambat dalam merespons,”
Inter memang tidak selalu mampu keluar dari tekanan Monza pada babak pertama. Pressing lawan membuat Nerazzurri beberapa kali kehilangan bola dan kesulitan mengembangkan serangan seperti biasanya.
Chivu menjelaskan bahwa timnya sebenarnya berusaha tetap menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan.
Namun, ada sedikit masalah yang muncul karena pertandingan pertama musim.
“Kami ingin tetap berpegang pada rencana permainan, tetapi ada sedikit kekakuan dan rasa terburu-buru. Kami juga kurang tajam secara teknis, baik secara individu maupun kolektif,”
Perubahan besar terjadi setelah Inter kembali unggul pada awal babak kedua melalui Piotr Zielinski.
Menurut Chivu, gol tersebut membantu para pemain mendapatkan kembali ketenangan.
“Keunggulan di awal babak kedua membantu kami mendapatkan kembali ketenangan dan kejernihan, serta mengontrol pertandingan,”
Editor : M. Ainul Budi