RADAR JEMBER - Karier Santiago Gimenez di AC Milan dipastikan akan segera berakhir pada musim panas ini. Penyerang asal Meksiko tersebut kini tampaknya telah secara resmi dimasukkan ke dalam ‘daftar pengecualian’ (exclusion list) klub.
Berbeda dengan situasi 12 bulan lalu, Gimenez musim panas ini tampak jauh lebih terbuka untuk meninggalkan Milan.
Sikap manajemen klub pun tidak berubah; mereka tetap bersemangat untuk berpisah dengannya. Sayangnya, ketertarikan dari klub-klub peminat belum semeriah yang diharapkan.
Baca Juga: RESMI! Ini Detail Kontrak Curtis Jones ke Inter Milan, Penutup Transfer Sebelum Lawan Monza
Hingga saat ini, FC Porto menjadi tim yang paling dekat untuk mengamankan jasa sang penyerang.
Kedua belah pihak bahkan dilaporkan telah menyetujui persyaratan pribadi.
Namun, ironisnya, belum ada kesepakatan resmi yang dicapai dengan manajemen Rossoneri, meskipun sebelumnya sempat santer dikabarkan bahwa kesepakatan sudah di depan mata.
Dengan masa depannya yang secara efektif sudah dipastikan berada di luar San Siro, Gimenez kini resmi menjadi bagian dari daftar pemain yang ‘diasingkan’ secara tidak resmi di Milan.
Menurut pembaruan dari pakar transfer Fabrizio Romano pada sore ini, Gimenez saat ini harus menjalani sesi latihan seorang diri, meskipun ia berada dalam kondisi fisik yang sangat bugar (100% fit).
Dengan kata lain, ia tidak berlatih bersama grup semata-mata karena alasan transfer.
Baca Juga: Curva Nord All Out di Laga Perdana Inter Milan lawan Monza
“Santi Gimenez tidak memiliki masalah cedera atau kebugaran; ia berlatih sendirian sementara pembicaraan dengan FC Porto terus berlanjut. Striker Meksiko itu, diperkirakan akan segera meninggalkan AC Milan dengan negosiasi yang sedang berlangsung untuk mencoba mencapai kesepakatan antar klub dalam waktu dekat. Gimenez mengatakan ya kepada Porto, ia bugar dan siap.”
Tentu bukan pemandangan yang menyenangkan melihat seorang pemain berbakat harus berlatih terpisah. Namun, jika semua pihak sudah sepakat mengenai masa depannya, tentu tidak masuk akal bagi pelatih Ruben Amorim untuk tetap memasukkannya ke dalam menu kerja taktis dan tim pada musim panas ini.
Editor : M. Ainul Budi