RADAR JEMBER - Kehadiran agen super Jorge Mendes di Casa Milan sama sekali tidak luput dari perhatian publik, terutama mengingat bahwa pria asal Portugal tersebut menghabiskan waktu lebih dari enam jam di markas besar klub.
Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, Diego Moreira tiba lebih lambat dari yang diharapkan di Casa Milan untuk menandatangani kontrak barunya.
Baca Juga: Skema Barter Mencuat: Leao Menuju City, Ruben Dias Merapat ke AC Milan?
Penundaan ini awalnya sempat memunculkan berbagai keraguan, termasuk spekulasi mengenai hasil tes medisnya. Namun, ketidakpastian tersebut sirna ketika ia akhirnya tiba dan resmi meneken kesepakatan berdurasi lima tahun pada malam hari.
Penundaan peresmian Moreira kemungkinan besar disebabkan oleh penyelesaian beberapa masalah birokrasi yang memakan waktu lebih lama dari perkiraan. Sangat mungkin di antara kendala tersebut adalah detail kontrak yang masih harus diselesaikan, terutama dengan kehadiran agen sekaliber Mendes.
Mendes tiba di Casa Milan kemarin sore, dan baru pulang larut malam. Berjam-jam diskusi dan negosiasi terjadi.
Mengingat ia baru saja merampungkan kesepakatan Goncalo Ramos dan melanjutkannya dengan Moreira, bukan hal yang mustahil jika sang agen juga terlibat dalam transaksi lain.
Baca Juga: Update Transfer Curtis Jones: Sudah Tahap Akhir ke Inter Milan, Tinggal Tes Medis?
Kepergian Rafael Leao (yang kebetulan juga berasal dari Portugal) tentu menjadi salah satu topik diskusi. Satu hal yang pasti, Mendes telah melakukan pembicaraan jarak jauh dengan Gerry Cardinale, yang kini semakin intens terlibat dalam urusan transfer.
“Jalur langsung terjalin di antara keduanya, memungkinkan AC Milan untuk mengalahkan persaingan luar negeri dalam akuisisi Goncalo Ramos dari PSG, dan kemudian memuaskan Ruben Amorim dengan tambahan bek sayap, Moreira.”
Hubungan antara pendiri RedBird dan agensi Gestifute kini telah berlangsung cukup lama dan membuahkan rasa saling menghormati. Mengingat Cardinale secara pribadi kini mengelola setiap transaksi, ia masih harus sangat mengandalkan keahlian dan jaringan luas yang dimiliki Mendes.
Editor : M. Ainul Budi