RADAR JEMBER - Legenda hidup AC Milan dan Timnas Italia, Alessandro Costacurta, melayangkan sorotan tajam terkait minimnya sosok figur kuat yang mampu menegakkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan di dalam skuad Rossoneri.
Pernyataan menohok ini mencuat di tengah derasnya gelombang kritik akibat kebiasaan buruk sejumlah pemain yang kerap terlambat kembali ke klub dalam beberapa musim terakhir.
Sebagai sosok yang menempati posisi ketiga sepanjang sejarah AC Milan dalam jumlah penampilan—hanya berada di bawah dua kapten legendaris Paolo Maldini dan Franco Baresi—Costacurta tentu sangat memahami standar tinggi serta nilai sakral membela Rossoneri di level tertinggi.
Baca Juga: Tomori, Fofana, dan Nkunku Disebut Parasit Skuad AC Milan? Amorim Punya Sikap Keras
Sentilan Pedas Usai Acara Penghargaan
Dalam wawancara khusus bersama MilanPress usai menghadiri acara penghargaan tahunan kelima "Ponte di Legno Culture and Sentiment Awards" di restoran Il Panoramico, Costacurta buka suara terkait isu krusial ini.
Saat ditanya mengenai apakah AC Milan kini benar-benar kekurangan sosok kuat untuk menegakkan aturan dan rasa tanggung jawab di tim, ia memberikan tanggapan lugas:
Baca Juga: Terkuak Alasan Djed Spence Mau Tinggalkan Inggris Demi Jersey Inter Milan
"Sepertinya peran itu memang tidak benar-benar ada, terutama dibandingkan dengan apa yang terjadi tahun lalu,” ujar Costacurta.
Semprot Kapten dan Jajaran Direktur Klub
Tak berhenti di situ, Costacurta juga secara terbuka menyentil figur-figur penting di balik layar maupun di atas lapangan yang dianggap membiarkan pelanggaran kedisiplinan terus berulang.
“Klub yang sampai sepuluh kali ditegur karena terlambat ke lapangan berarti ada direktur, ada kapten, dalam hal ini Maignan, yang membiarkan hal ini terjadi, dan itu bukan hal positif,” tegas sang legenda.
Editor : M. Ainul Budi