RADAR JEMBER - Pergerakan AC Milan di bursa transfer musim panas ini semakin memasuki fase kritis yang menuntut kejelasan strategi, baik dalam mendatangkan amunisi baru maupun melepas barisan pemain surplus.
Kehadiran sang pemilik, Gerry Cardinale, di pusat pelatihan Milanello seolah menjadi sinyal bahaya yang menyoroti lambatnya progres manajemen dalam merombak skuad racikan Ruben Amorim.
Kedatangan Cardinale secara langsung ke markas latihan klub jelas menjadi simbol dari upaya putus asa petinggi untuk memecah kebuntuan pasar transfer yang rumit ini.
Baca Juga: Juventus Masih Punya PR di Bawah Mistar, Spalletti Inginkan Kiper Ini?
Setelah menghabiskan waktu sekitar satu bulan penuh untuk meninjau kemampuan anak asuhnya, pelatih Ruben Amorim akhirnya telah menyusun daftar hitam pemain yang tidak masuk dalam proyeksinya.
Deretan nama tenar seperti Fikayo Tomori, David Odogu, Youssouf Fofana, hingga Christopher Nkunku kini dipastikan harus segera mengemas barang-barang mereka untuk mencari pelabuhan baru.
Sementara itu, masa depan dari beberapa pemain lainnya seperti Filippo Terracciano, Pervis Estupinan, dan Santiago Gimenez juga masih diselimuti awan ketidakpastian.
Baca Juga: Masa Depan Maignan Kembali Disorot, Al-Nassr Dikabarkan Tertarik
Pengumuman publik mengenai daftar pemain yang tak terpakai ini bisa memicu bumerang yang merusak posisi tawar klub di meja perundingan.
Klub-klub peminat tentu akan menjadikan status ‘pemain buangan’ tersebut sebagai senjata ampuh untuk menekan harga jual hingga titik terendah.
Kini Cardinale bersama jajaran direksinya harus segera mengevaluasi apakah perundingan transfer ini memang sudah matang, atau justru mereka baru saja melakukan sebuah blunder strategis yang fatal.
Editor : M. Ainul Budi