Diouf Makin Yakin Taktik Chivu Tetap Moncer Bersama Inter Milan Musim Ini

M. Ainul Budi • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:27 WIB
Andy Diouf
Andy Diouf

RADAR JEMBER - Andy Diouf kembali menunjukkan bahwa eksperimen Cristian Chivu di sisi kanan Inter bukan sekadar ide sesaat. Dalam pertandingan uji coba pramusim menghadapi Juventus, pemain asal Prancis tersebut kembali dipercaya bermain sebagai pemain bek sayap kanan dan berhasil memberikan kontribusi penting.

Inter mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1. Federico Dimarco dan Diouf menjadi pencetak gol Nerazzurri, sementara Juventus hanya mampu membalas melalui Francisco Conceicao.

Yang menarik, laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Inter dalam rangkaian pramusim sebelum kembali ke Italia.

Baca Juga: Ini Dua Posisi Rawan Lubang di Skuad Inter Milan, Meski Menang Lawan Juventus

Bagi Diouf, pertandingan tersebut juga semakin memperkuat kesan bahwa dirinya mulai menemukan ruang baru dalam skuad Chivu.

Diouf mencetak gol ketiganya sepanjang pramusim. Angka tersebut menjadi semakin menarik karena seluruh pertandingan pramusim yang dijalaninya dimainkan dari posisi bek sayap kanan.

Sebelumnya, Diouf lebih dikenal sebagai pemain yang beroperasi di lini tengah. Ia sendiri juga merasa posisi tersebut lebih sesuai dengan karakter permainannya.

Perubahan posisi Diouf menarik karena perkembangannya berlangsung secara bertahap.

Pertandingan demi pertandingan, sang pemain semakin terlihat nyaman bermain di sisi kanan. Ia tidak hanya menjalankan tugas sebagai pemain yang menjaga lebar lapangan, tetapi juga aktif mencari ruang dan melakukan penetrasi ke area berbahaya.

Baca Juga: Duet Maut Tomori-Gabbia Kehilangan Makin Berantakan, Eksperimen Baru AC Milan Berakhir Fatal

Dribel, akselerasi, dan tusukan dari sisi kanan menjadi senjata utama Diouf.

Kemampuan tersebut membuat Inter memiliki alternatif berbeda di sektor tersebut.

Namun, perubahan posisi tidak serta-merta membuat Diouf menjadi pemain sayap yang sempurna.

Ada satu aspek yang masih membutuhkan banyak perhatian, yakni kemampuannya dalam bertahan.

Sebagai pemain yang bermain di sektor sayap dalam sistem Inter, tuntutan defensif tentu sangat besar. Ia harus mampu menjaga posisi, mengikuti pergerakan lawan, membantu lini belakang, serta memahami kapan harus turun dan kapan melakukan pressing.

 

Editor : M. Ainul Budi
hasil inter milan inter milan news pelatih inter milan inter milan Chivu