RADAR JEMBER - Inter Milan berhasil memenangkan Derby d’Italia dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Perth, Australia pada Sabtu (8/8/26) malam WIB.Berita Inter Milan
Nerazzurri mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 berkat gol Federico Dimarco dan Andy Diouf.
Juventus hanya mampu membalas satu gol melalui Francisco Conceicao pada menit-menit akhir pertandingan. Hasil ini menjadi modal positif bagi Inter dalam persiapan menghadapi musim baru di bawah asuhan Cristian Chivu.
Baca Juga: Ini Statistik Lengkap AC Milan vs Chelsea: AC Milan 0 Shots On Target
Sementara itu, Juventus mendapatkan kesempatan untuk melihat debut sejumlah pemain baru, termasuk Kerim Alajbegovic dan Randal Kolo Muani.
Inter langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan. Kombinasi antara Ange-Yoan Bonny dan Federico Dimarco menghasilkan gol pembuka pada menit ke-20.
Bonny berhasil melepaskan diri dari kawalan Weston McKennie di sisi kiri sebelum mengirimkan umpan mendatar ke dalam kotak penalti.
Dimarco kemudian menyambut bola dengan tembakan first-time dari sekitar 12 yard. Sepakannya sempat terlihat tidak sempurna, tetapi bola justru bergerak ke sudut bawah jauh dan tidak mampu dihentikan Michele Di Gregorio. Inter pun unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Juventus mulai menemukan ritme permainan.
Baca Juga: Jurnalis Italia Ini Sebut Dua Bek Sayap Inter Milan Cuma Adaptasi Paksaan dan Banyak Kekurangan
Kenan Yildiz menjadi salah satu pemain yang paling aktif memberikan ancaman. Sang penyerang mendapatkan peluang setelah menerima umpan cerdas Douglas Luiz, tetapi Andrea Cambiaso memilih mengirimkan bola kepada rekannya alih-alih langsung melepaskan tembakan.
Yildiz kemudian mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Di sisi lain, Inter beberapa kali hampir menggandakan keunggulan. Hakan Calhanoglu memaksa Di Gregorio bekerja keras melalui tendangan bebas yang menukik tajam.
Henrikh Mkhitaryan juga sempat memberikan ancaman dari lini kedua.
Inter berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-63 melalui Andy Diouf.
Gol tersebut berawal dari pergerakan Diouf yang mendapatkan ruang cukup besar di depan lini pertahanan Juventus. Sang pemain kemudian melepaskan tembakan diagonal ke arah tiang dekat.
Di Gregorio melakukan kesalahan karena gagal mengamankan bola. Sepakan Diouf justru lolos dari bawah tubuhnya dan masuk ke dalam gawang. Inter pun unggul 2-0.
Juventus akhirnya mendapatkan gol balasan pada menit ke-85.
Francisco Conceicao bekerja sama dengan Fabio Miretti untuk membangun serangan dari sisi kiri. Conceicao kemudian masuk ke area penalti dan melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki Josep Martinez. Skor berubah menjadi 1-2.
Gol tersebut membuat Juventus kembali mendapatkan momentum untuk mengejar gol penyeimbang.
Namun, Inter mampu bertahan hingga pertandingan berakhir dan membawa pulang kemenangan dari Perth.
Inter: Provedel (J Martinez 64); Pavard (Bisseck 64), Bovio, Bastoni (Diouf 57); Luis Henrique, Barella (Stankovic 57), Calhanoglu (Zielinski 46), Mkhitaryan (Frattesi 57), Dimarco (Carlos Augusto 46); Esposito (Lavelli 64), Bonny (Iddrissou 57)
Juventus: Di Gregorio; Kalulu (Celik 46), Bremer (Rugani 65), Kelly (Cabal 46), Cambiaso (Boga 77); Douglas Luiz (Koopmeiners 46), Locatelli (Arthur 65); Zhegrova (Conceicao 46), McKennie (Miretti 65), Yildiz (Alajbegovic 46); David (Kolo Muani 46)
Editor : M. Ainul Budi