RADAR JEMBER – Terpilihnya Jakarta sebagai lokasi pertandingan pramusim Chelsea melawan AC Milan menunjukkan semakin besarnya posisi Indonesia dalam peta industri sepak bola dunia.
Dengan jumlah penggemar yang mencapai jutaan orang, Indonesia kini menjadi salah satu pasar paling menjanjikan bagi klub-klub elite Eropa.
Bukan tanpa alasan Chelsea dan AC Milan memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai lokasi pertandingan.
Baca Juga: Transfer Romero ke Inter Milan Tak Bisa Ditunda Lagi, Arsenal Juga Ingin Nikung?
Selain memiliki stadion berstandar internasional, Indonesia juga dikenal memiliki basis suporter yang sangat loyal.
Antusiasme tinggi masyarakat terhadap sepak bola menjadi daya tarik tersendiri bagi penyelenggara untuk membawa pertandingan kelas dunia ke Tanah Air.
Kehadiran dua raksasa Eropa tersebut menjadi kesempatan bagi para suporter Indonesia untuk menyaksikan langsung aksi pemain-pemain idola tanpa harus pergi ke luar negeri.
Baca Juga: Bek Baru Juventus Ini Langsung Nyetel di Lini Belakang, Spalletti Senang?
Di sisi lain, klub juga memperoleh manfaat besar berupa penguatan merek (brand), peningkatan penjualan merchandise, serta perluasan hubungan dengan sponsor di kawasan Asia Tenggara.
Presiden AC Milan, Paolo Scaroni, menilai Indonesia merupakan salah satu negara dengan komunitas pendukung Rossoneri terbesar di dunia.
"Indonesia adalah rumah bagi salah satu komunitas pendukung AC Milan terbesar. Kami sangat antusias kembali bertemu langsung dengan para penggemar kami di Jakarta," ujar Paolo Scaroni saat pengumuman tur pramusim klub pada 30 April 2026.
Sementara itu, Chelsea juga memandang tur pramusim sebagai kesempatan penting untuk mempererat hubungan dengan jutaan penggemarnya di Asia sekaligus memperkenalkan proyek tim menjelang musim baru.
Selain memberi pengalaman istimewa bagi para penggemar, pertandingan di Jakarta menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tuan rumah pertandingan internasional.
Jika penyelenggaraan berlangsung sukses, peluang hadirnya klub-klub besar Eropa lainnya di masa depan diperkirakan akan semakin terbuka.
Laga Chelsea kontra AC Milan pun bukan hanya menjadi ajang uji coba menjelang musim baru, tetapi juga simbol meningkatnya pengaruh Indonesia dalam industri sepak bola global sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu destinasi sport tourism terbesar di kawasan Asia.
Penulis: Mochammad Feriel Alfaritzy
Editor : M. Ainul Budi