Radar Jember - Penyerang AS Monaco dan Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT), Folarin Balogun, menjadi komoditas panas di bursa transfer usai gelaran Piala Dunia 2026. Sang penyerang dikabarkan telah ditawarkan ke Tottenham Hotspur melalui seorang perantara.
Manajer anyar Spurs, Roberto De Zerbi, disebut-sebut berminat menambah daya gedor timnya. Namun hingga saat ini, belum ada tawaran resmi yang dilayangkan manajemen Tottenham untuk pemain berusia 25 tahun tersebut.
Skenario kepindahan Balogun ini juga menyita perhatian mantan klubnya, Arsenal. Jika kesepakatan transfer benar-benar terwujud, The Gunners berpotensi mengantongi bagian sebesar 17,5 persen dari total nilai penjualan berkat klausul yang disisipkan saat melepas sang pemain ke Monaco.
Baca Juga: MEMANAS! Legend Real Madrid Pertanyakan Logika Florentino Perez Pilih Jose Mourinho
Minat De Zerbi dan Opsi Alternatif Spurs
Proposal kepindahan Balogun mampir ke meja Tottenham lewat perantara setelah sang striker tampil impresif, baik bersama klub musim ini maupun di panggung Piala Dunia 2026.
Kabar yang beredar mengonfirmasi bahwa De Zerbi sangat tertarik memperkuat lini serangnya dengan mendatangkan Balogun.
Meski demikian, langkah konkret berupa penawaran resmi dari kubu Spurs masih nihil. Prosesnya sejauh ini baru sebatas penjajakan awal tanpa rincian angka maupun struktur pembayarannya.
Di saat bersamaan, Tottenham juga tengah memantau kandidat lain untuk mengisi posisi nomor 9. Nama Nicolas Jackson dari Chelsea serta penyerang top Victor Osimhen turut masuk dalam radar perburuan Spurs.
Baca Juga: Inter Milan Rajai Pendapatan di Serie A, Juventus dan AC Milan Ketinggalan Jauh!
Jejak Kontroversial Balogun di Piala Dunia 2026
Performa Balogun bersama USMNT sepanjang Piala Dunia 2026 terbilang menonjol. Ia menyabet status sebagai pencetak gol terbanyak bagi negaranya dengan tiga gol, di mana dua di antaranya diborong pada laga pembuka fase grup kontra Paraguay.
Ketajamannya berlanjut saat memasuki babak 32 besar. Balogun mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina. Namun, laga tersebut diwarnai insiden saat dirinya diganjar kartu merah oleh wasit.
Menariknya, ganjaran kartu merah itu kemudian ditangguhkan oleh FIFA setelah Presiden AS Donald Trump turun tangan melakukan intervensi. Keputusan kontroversial ini membuat Balogun bisa merumput di babak 16 besar melawan Belgia. Sayang, langkah AS harus terhenti usai dibantai 4-1.
Balogun menegaskan bahwa polemik tersebut "tidak membantu" kondisi internal tim AS, meski ia menolak menjadikan drama itu sebagai dalih kekalahan dari Belgia.
Baca Juga: Dua Permata Muda Inter Milan Curi Perhatian, Chivu Siap Beri Kejutan
Kontrak di Monaco dan Potensi 'Durian Runtuh' bagi Arsenal
Saat ini Balogun masih terikat kontrak bersama AS Monaco hingga 30 Juni 2028. Ia diboyong dari Arsenal pada Agustus 2023 silam dengan mahar 40 juta Euro (sekitar 43 juta Dolar AS).
Saat memfasilitasi kepindahannya, Arsenal secara cerdik menyisipkan klausul penjualan sebesar 17,5 persen. Klausul ini otomatis aktif begitu Monaco menjual pemain jebolan akademi The Gunners tersebut ke klub lain, sehingga menjadi poin vital dalam kalkulasi bisnis kedua belah pihak.
Di level klub, Balogun dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik AS Monaco Musim 2025-2026. Pada musim tersebut, ia sukses mengoleksi 13 gol dari 30 penampilan di ajang Ligue 1.
Baca Juga: Manchester City Ditekan, AC Milan Siap Panen Cuan dari Transfer Reijnders
Rekam Jejak Karier dan Masa Peminjaman
Perjalanan karier Balogun bermula dari akademi Arsenal yang telah ia huni sejak berusia delapan tahun. Uniknya, sebelum berkomitmen pada The Gunners, ia sempat melakoni uji coba singkat di Tottenham.
Debutnya bersama tim senior Arsenal terjadi pada tahun 2020. Demi mendapatkan jam terbang reguler, ia sempat dipinjamkan ke Middlesbrough pada 2022, lalu berlanjut ke Stade de Reims pada musim 2022-2023.
Di Reims, Balogun tampil meledak dengan mencetak 22 gol. Ketajaman di Liga Prancis itulah yang akhirnya membuka jalan kepindahan permanennya ke AS Monaco.
Editor : Imron Hidayatullahh