Radar Jember - Real Madrid terpaksa menunda peresmian transfer Yan Diomande. Bintang muda asal Pantai Gading tersebut dilaporkan tengah terjerat perselisihan sengit antaragen.
Padahal, Madrid dan RB Leipzig telah menyepakati nilai kepindahan sang pemain beberapa hari lalu. Klub raksasa Spanyol itu menggelontorkan tawaran bernilai 100 juta Euro yang langsung disetujui oleh pihak Leipzig.
Meski kesepakatan antarklub sudah tercapai, Los Blancos belum juga menerbitkan pengumuman resmi. Menurut laporan AS, penundaan ini dipicu oleh konflik hukum antara agen lama Diomande dengan pihak agensi baru yang kini menaunginya.
Baca Juga: Tiba di Australia, Ini Jadi Musim Terakhir Luka Modric Bersama AC Milan
Saat ini, Roc Nation memegang hak perwakilan Diomande dan menjadi pihak yang bernegosiasi langsung dengan Real Madrid.
Namun di sisi lain, Max Gradel melalui perusahaannya, Maxidel Management—agensi yang mendampingi Diomande saat bertransisi dari Leganes ke RB Leipzig—merasa haknya dilanggar.
Maxidel telah melayangkan pengaduan resmi ke FIFA atas tuduhan pelanggaran kontrak, dengan mengklaim bahwa mereka masih memiliki hak representasi yang sah ketika sang pemain beralih ke Roc Nation.
Sengketa ini berpotensi merugikan sang pemain. Berdasarkan regulasi FIFA, konflik terbuka antaragen terkait hak keterwakilan dapat menghambat proses pendaftaran.
Baca Juga: Atalanta Nekat Kejar Samuele Ricci, AC Milan Minta Harga Selangit?
FIFA berwenang menunda, bahkan dalam skenario terburuk, menolak penerbitan Sertifikat Transfer Internasional (ITC) dalam sistem transfer mereka.
Sebagai informasi, Roc Nation yang kini mewakili Diomande merupakan agensi olahraga ternama bentukan musisi Jay-Z.
Agensi ini juga mengelola jajaran bintang papan atas dunia, seperti Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, Lucas Paqueta, hingga Kevin De Bruyne.
Editor : Imron Hidayatullahh