Presiden FIFA di Ambang Lengser! Eropa dan CONCACAF Bersatu Siapkan Calon Pengganti Gianni Infantino!

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. (Goal Indonesia)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. (Goal Indonesia)

Radar Jember - Masa depan Gianni Infantino sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kini berada di ujung tanduk.

Ketidakpastian ini memuncak setelah ia memutuskan membatalkan proyek "FIFA Forward Enterprise", sebuah skema pembentukan entitas komersial baru berbekal pendanaan swasta yang menjanjikan suntikan dana 40 juta dolar AS untuk setiap federasi anggota yang bergabung.

Menurut laporan talkSPORT, Infantino terpaksa membatalkan proyek tersebut setelah mengakui bahwa inisiatif itu justru "menciptakan perpecahan".

Baca Juga: Fabrizio Romano Bocorkan Alasan Juventus Kibarkan Bendera Putih Buru Emiliano Martinez

Keputusan ini diambil menyusul ancaman boikot dari Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) terhadap seluruh kompetisi yang digelar FIFA jika proyek itu terus dilanjutkan.

Tak berhenti di situ, hanya dalam kurun waktu 48 jam, Infantino kehilangan sokongan dari investor Joshua Kushner serta lembaga keuangan JP Morgan.

Goncangan makin hebat setelah penasihat senior FIFA, Carlos Cordeiro, memilih mundur dari jabatannya, sementara Direktur Eksekutif Operasional Kevin Lamour melayangkan tuduhan keras bahwa sang Presiden FIFA telah "menipu para pegawai".

Melihat situasi ini, Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan tengah berdiskusi untuk meminta federasi-federasi di Eropa—yang diperkirakan lebih dari 40 federasi—agar mencabut dukungan tertulis yang sebelumnya telah mereka berikan kepada Infantino.

Langkah serupa juga tengah dipertimbangkan internal Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Berdasarkan sumber yang enggan diungkap identitasnya, pejabat FA sedang membahas penarikan dukungan resmi.

Baca Juga: Guncang FIFA! CONCACAF Kecam Kepemimpinan Gianni Infantino dan Desak Reformasi Total!

Ini menyusul rilis pernyataan FA yang mendesak adanya "peninjauan menyeluruh dan tegas terhadap kepemimpinan serta tata kelola FIFA, guna memastikan pengelolaan sepak bola dunia secara transparan, demi kepentingan seluruh 211 federasi anggota dan untuk jangka panjang".

Selain itu, Federasi Sepak Bola Jerman menegaskan sikap tetap menentang pencalonan kembali Infantino.

Di saat bersamaan, federasi dari Norwegia, Polandia, Prancis, Swedia, Belgia, Kanada, Meksiko, hingga Yordania bersiap menggelar konsolidasi untuk menentukan arah sikap politik mereka.

Gerakan Menggulingkan Infantino Kian Membesar

Laporan talkSPORT mengindikasikan munculnya perlawanan kuat dari internal UEFA untuk menjegal Infantino agar tidak mencalonkan diri kembali pada Pemilihan Presiden FIFA 2027, atau setidaknya menumbangkannya jika ia tetap maju.

Guna memenangkan pemilihan pada putaran kedua, seorang kandidat memerlukan minimal 106 suara, atau 141 suara (mayoritas dua pertiga) jika ingin menang langsung di putaran pertama. Dalam hal ini, UEFA memegang modal krusial berupa 55 suara.

Baca Juga: Ini Detail Prosesi Pemakaman Legenda AC Milan Franco Baresi yang Digelar 4 Agustus Mendatang

Di tengah gejolak tersebut, Presiden CONCACAF asal Kanada, Victor Montagliani, disebut-sebut membidik kursi tertinggi FIFA.

Seorang sumber dekat Montagliani mengungkapkan: "Dia selalu fokus pada pemilihan kembali dirinya di CONCACAF tahun depan, dan menariknya, suara CONCACAF dan UEFA bila digabungkan (96 suara) hanya membutuhkan tambahan 10 suara lagi untuk memenangkan kursi presiden FIFA."

Di sisi lain, beberapa federasi anggota UEFA sempat mendorong nama Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi.

Namun, sumber dekat Al-Khelaifi menegaskan bahwa ia "tidak memiliki ambisi apa pun" untuk bertarung di bursa pemilihan. Selain Montagliani, nama Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, kini turut mencuat sebagai kandidat kuat calon pengganti Infantino.

Editor : Imron Hidayatullahh
presiden fifa FIFA uefa concacaf gianni infantino