UEFA Tegas Menolak, PSSI Malah Dukung Wacana Gianni Infatino Jual Hak Komersial Piala Dunia,

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:43 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. (Goal Indonesia)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. (Goal Indonesia)

Radar Jember - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan dukungannya terhadap wacana FIFA yang berencana menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Langkah strategis ini berpotensi mengalirkan dana segar miliaran rupiah bagi PSSI dan federasi sepak bola anggota FIFA lainnya.

Guna mengeksekusi rencana tersebut, FIFA tengah menyiapkan pembentukan entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Badan ini nantinya diproyeksikan khusus mengelola aset komersial serta penyelenggaraan berbagai turnamen FIFA, termasuk gelaran Piala Dunia.

Baca Juga: Terancam Sanksi FIFA! Selebrasi Kemenangan Argentina atas Inggris Ternoda Isu Politik Spanduk Falkland

Nilai FFE diperkirakan mencapai 20 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen akan dialokasikan sebagai dana pengembangan bagi seluruh anggota FIFA.

Jika skema ini disetujui, setiap federasi anggota—termasuk PSSI—berpotensi menerima dana segar sebesar 20 juta dolar AS atau setara Rp360 miliar (berdasarkan asumsi kurs Juli 2026).

Erick Thohir menilai suntikan dana tersebut sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan proses pembenahan sepak bola nasional.

"Sepak bola Indonesia telah bertransformasi dalam tiga tahun terakhir sudah dibenahi," kata Erick Thohir seperti dikutip dari SkySports.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia itu menambahkan bahwa indikator keberhasilan transformasi sepak bola nasional sudah mulai terlihat, salah satunya melalui lonjakan posisi Timnas Indonesia di pemeringkatan dunia.

Baca Juga: Polemik Piala Dunia 2026 Memanas: IFAB sebut Wasit Salah Ambil Keputusan, FIFA Justru Sebut Itu Langkah Adil!

"Peringkat tim nasional telah naik dari 174 ke 118. Untuk melanjutkan transformasi ini dibutuhkan pendanaan," tutur Erick.

Meski memberikan dukungan, Erick menegaskan realisasi rencana besar FIFA tersebut sepenuhnya berada di tangan para anggota melalui mekanisme pemungutan suara.

"Jika anggota FIFA menyetujuinya, itu akan menunjukkan bahwa ada permintaan agar kesepakatan ini terjadi," ujar Erick.

UEFA Menolak Keras: "Piala Dunia Tidak untuk Dijual!"

Berbeda dengan PSSI, proposal FIFA tersebut justru memicu gelombang penolakan keras dari Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Bersama 55 asosiasi anggotanya, UEFA secara tegas menilai Piala Dunia sebagai warisan luhur olahraga yang tidak boleh dijadikan komoditas investasi semata.

"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya berdiri bersatu. Kami secara bulat dan tegas menolak usulan FIFA untuk mengalihkan kepemilikan atas Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tegas UEFA dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Abaikan Kerusuhan Final! Bos FIFA Mendadak Puji Skuad Argentina Usai Kalah Dramatis dari Spanyol!

UEFA menegaskan bahwa nilai sejarah Piala Dunia dibangun oleh kerja keras antargenerasi pemain, tim nasional, dan jutaan pendukung di seluruh dunia.

"Piala Dunia tidak boleh diperlakukan sebagai produk investasi. Piala Dunia adalah salah satu warisan olahraga terbesar dalam sepak bola yang telah dibangun selama bergenerasi-generasi oleh para pemain, tim nasional, dan pendukung di setiap benua. Tidak ada satu bagian pun darinya yang boleh diserahkan kepada investor swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual," tegas FIFA.

"UEFA dan asosiasi nasionalnya akan menentang rencana ini dengan ketetapan hati yang mutlak. Ada saat-saat di mana lembaga tidak dinilai dari apa yang siap mereka terima, melainkan dari apa yang menolak untuk mereka kompromikan. Ini adalah salah satu dari saat-saat tersebut," lanjutnya.

"Beberapa hal terlalu penting untuk dijual. Piala Dunia FIFA adalah milik sepak bola. Akan selalu begitu. Dan selama Eropa memiliki suara, Piala Dunia tidak akan pernah untuk dijual," tuturnya.

Baca Juga: Panen Cuan La Fabrica: Real Madrid Sepakati Kepindahan Gonzalo Garcia ke Fulham Senilai Rp1,3 Triliun

AFC Imbau FIFA Tidak Terburu-buru

Selain penolakan tegas dari Eropa, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) turut angkat bicara dengan meminta FIFA agar tidak tergesa-gesa mengambil keputusan.

Sesuai tenggat, proposal tersebut dijadwalkan harus mengantongi persetujuan dari asosiasi anggota dan Dewan FIFA sebelum 19 September.

"AFC sangat percaya bahwa waktu yang cukup harus diberikan untuk penilaian yang komprehensif, termasuk uji tuntas hukum dan tata kelola yang tepat, konsultasi yang bermakna, serta pertimbangan yang cermat atas implikasi jangka panjang dari inisiatif semacam itu," tulis pihak AFC.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Erick Thohir FIFA Piala dunia PSSI