RADAR JEMBER - Juventus akhirnya mengambil keputusan terkait masa depan Lois Openda. Klub raksasa Serie A tersebut secara resmi mengumumkan bahwa penyerang asal Belgia itu dipinjamkan ke Olympique Lyonnais hingga Juni 2027.
Melalui pernyataan resminya, Juventus menjelaskan bahwa Lyon membayar biaya pinjaman sebesar €3,5 juta.
Menariknya, kesepakatan tersebut tidak disertai opsi pembelian permanen, sehingga Openda secara teori akan kembali ke Turin setelah masa peminjamannya berakhir.
Baca Juga: HERE WE GO! Kolo Muani Resmi Kembali ke Juventus
Keputusan ini menjadi solusi bagi kedua klub. Lyon mendapatkan tambahan amunisi di lini depan, sementara Juventus berharap sang pemain dapat menghidupkan kembali performanya sebelum menentukan langkah berikutnya.
Kedatangan Lois Openda ke Juventus pada musim panas tahun lalu sempat disambut dengan optimisme tinggi.
Penyerang berusia 26 tahun itu didatangkan dari RB Leipzig melalui skema pinjaman senilai €3,25 juta, disertai kewajiban pembelian permanen sebesar €42,75 juta apabila syarat tertentu terpenuhi.
Baca Juga: Jurnalis Inggris Ini Sebut Manchester United Masih Sibuk di Bursa Transfer Kali Ini
Namun, perjalanan Openda di Allianz Stadium jauh dari harapan. Selain produktivitas yang rendah, Openda juga kesulitan mendapatkan kepercayaan sebagai starter.
Dari total 34 penampilannya, hanya sembilan pertandingan yang ia mulai sejak menit pertama.
Situasinya semakin sulit pada penghujung musim. Dalam dua bulan terakhir kompetisi, Openda hanya sekali tampil sebagai pemain pengganti dengan durasi singkat, sementara sebagian besar waktu ia hanya menyaksikan rekan-rekannya dari bangku cadangan.
Kondisi tersebut semakin memperjelas bahwa dirinya tidak lagi menjadi bagian penting dari rencana tim. Bagi Lois Openda, kepindahan ke Lyon bisa menjadi titik balik dalam kariernya.
Liga Prancis bukan lingkungan yang asing bagi sang striker, dan gaya permainan Lyon diperkirakan lebih sesuai dengan karakteristiknya yang mengandalkan kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhir di ruang terbuka.
Editor : M. Ainul Budi