Radar Jember – Gelandang serang muda asal Argentina, Franco Mastantuono, perlahan mulai menunjukkan tajinya di Real Madrid.
Pemain yang nyaris menembus skuad akhir Timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026 tersebut sukses memaksimalkan kesempatan emas pada laga pramusim Los Blancos.
Eks pemain River Plate itu tampil sebagai starter sekaligus menyumbang satu gol saat Real Madrid menggilas Leganes 4-1. Pertandingan ini menjadi laga uji coba kedua tim di bawah kendali pelatih anyar, Jose Mourinho.
Baca Juga: Tolak Pinangan Mewah Juventus dan Tottenham, Fikayo Tomori Tegaskan Tetap Setia di AC Milan
Berlangsung di tengah cuaca panas ekstrem di Valdebebas, Mourinho menurunkan komposisi pemain yang memadukan pilar utama dan talenta muda: Lunin; Trent Alexander-Arnold, Huijsen, Asencio, Carreras; Camavinga, Valverde, Güler; Mastantuono, Ciria, dan Gonzalo Garcia.
El Real langsung tampil menekan dan unggul cepat lewat aksi Federico Valverde dan Gonzalo Garcia. Leganes sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Naim. Namun, Mastantuono hadir di babak kedua untuk memperlebar jarak keunggulan Real Madrid.
Gol pemain muda Argentina itu tercipta pada menit ke-58. Berawal dari tembakan keras Alexander-Arnold yang ditepis kiper lawan, Mastantuono menyambar bola liar di dalam kotak penalti menjadi gol ketiga Real Madrid.
Kemenangan 4-1 Los Blancos kemudian ditutup oleh gol bunuh diri pemain Leganes, Pulido.
Baca Juga: Panas! Wasit Pinheiro Akhirnya Blak-blakan Momen Adu Mulut Bareng Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Diplot di posisi sayap kanan, Mastantuono diberi kebebasan oleh Mourinho untuk bergerak menyisir area tengah dan mendekati kotak penalti.
Gol ini menjadi pembuktian krusial bagi Mastantuono setelah mendapat gelombang kritik atas performanya pada laga uji coba perdana era Mourinho melawan Alcorcon.
Kesempatan Kedua dan Tekanan Media Spanyol
Sebelum laga melawan Leganes, Mastantuono juga dipasang sebagai pemula saat Real Madrid menang tipis 1-0 atas Alcorcon.
Pada laga tersebut, ia sebenarnya berhasil memenangi hadiah penalti—yang sayangnya gagal dieksekusi Arda Guler—serta tampil menjanjikan di menit-menit awal.
Kendati demikian, sejumlah media Spanyol mengkritik penampilannya yang dinilai cepat kehabisan tenaga seiring berjalannya laga.
Salah satu momen yang paling banyak disorot media adalah saat ia gagal mengontrol bola dengan sempurna di sisi kanan lapangan.
Insiden kecil itu memicu spekulasi dari para jurnalis Spanyol yang menilai sang pemain masih minim kepercayaan diri, sehingga opsi peminjaman kembali mencuat ke permukaan.
Skenario Peminjaman Pemain
Manajemen Real Madrid sejatinya masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap potensi besar Mastantuono. Namun, opsi meminjamkannya ke klub lain sedang dipertimbangkan matang-matang agar sang pemain mendapatkan menit bermain reguler sepanjang musim ini.
Sejumlah klub seperti Fulham dan Fiorentina dilaporkan berminat menampungnya, sementara mantan klubnya, River Plate, terus memantau situasi.
El Real berniat mempertahankan kepemilikan penuh atas Mastantuono dan mencarikan destinasi yang tepat demi mematangkan perkembangannya, sebagaimana langkah yang pernah mereka terapkan pada Endrick.
Baca Juga: Swiss Kena Prank VAR Lawan Argentina, IFAB Akui Kartu Merah Embolo Murni Kesalahan Wasit!
Sejak memulai pramusim pada 13 Juli lalu, Mastantuono masih memiliki kesempatan untuk meyakinkan Jose Mourinho sebelum komposisi final skuad Real Madrid dikunci untuk musim depan.
Editor : Imron Hidayatullahh