5 Pemain Juventus Ini Jadi Penghambat Masuknya Amunisi Baru? Spalletti Jadi Bingung

M. Ainul Budi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 14:31 WIB
Pelatih Juventus Luciano Spalletti. (Foto/juventus.com)
Pelatih Juventus Luciano Spalletti. (Foto/juventus.com)

RADAR JEMBER - Tantangan terbesar Juventus pada bursa transfer kali ini justru ada di penjualan pemain.

Sebelum mendatangkan pemain baru, klub harus lebih dulu mengurangi beban gaji yang saat ini mencapai €171 juta bruto, bahkan lebih tinggi dibandingkan Inter (€155 juta bruto).

Gaji tinggi para pemain yang masuk daftar jual membuat proses transfer mereka menjadi sangat sulit, karena pendapatan mereka bahkan melebihi bintang-bintang di klub lain:

Baca Juga: Perburuan Striker Panas Membara! AS Roma Buka Negosiasi dengan Bologna Demi Mendaratkan Santiago Castro

Douglas Luiz (€9,2 juta bruto): Gajinya lebih tinggi daripada pemain seperti David De Gea atau Donyell Malen.

Luciano Spalletti masih mencoba mengembalikan performanya, tetapi mempertahankannya dengan gaji sebesar itu menjadi beban besar.

Arthur (€3,6 juta): Gajinya terlalu tinggi untuk ditanggung oleh sebagian besar klub Italia.

Baca Juga: Mimpi Buruk Gli Azzurri! Pep Guardiola Resmi Tolak Timnas Italia Usai Minta Gaji Fantastis

Arkadiusz Milik (€2,8 juta): Hampir tidak bermain selama dua tahun terakhir, tetapi tetap menerima gaji setara pemain kunci di klub-klub papan menengah.

João Mário (€4,6 juta): Gajinya yang tinggi membuat Bologna mengurungkan niat untuk merekrutnya.

Loïs Openda (€9,2 juta): Lyon tertarik memboyongnya, tetapi meminta Juventus menanggung sebagian besar gajinya yang sangat besar.

Dengan total 30 pemain dalam skuad, para pemain yang masuk daftar jual ini menghambat kedatangan rekrutan baru.

Saat ini, hanya klub-klub Premier League yang dinilai memiliki kemampuan finansial untuk menanggung gaji mereka. 

 
Editor : M. Ainul Budi
berita juventus rumor juventus juventus fc juventus news juventus