Radar Jember - Kiprah panjang Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal dikabarkan berada di ambang garis akhir seusai langkah Selecao das Quinas terhenti di Piala Dunia 2026.
Pemilik lima trofi Ballon d'Or tersebut sebelumnya memang telah menegaskan bahwa edisi ini bakal menjadi Piala Dunia pamungkas sepanjang kariernya. Walau begitu, Ronaldo sampai saat ini belum secara resmi mengumumkan gantung sepatu dari panggung internasional.
Kini, berembus rumor kuat mengenai lokasi yang akan dipilih CR7 untuk melakoni laga perpisahannya bersama tim nasional—sebuah tempat yang menyimpan nilai emosional tinggi dalam riwayat kariernya.
Perjalanan internasional kapten Portugal ini bermula tatkala ia melakoni debut di tim senior dalam laga persahabatan kontra Kazakhstan pada 20 Agustus 2003.
Bertempat di Chaves, Portugal utara, momen bersejarah yang disaksikan sekitar 8.000 pasang mata tersebut menjadi pijakan awal bagi pria kelahiran Madeira ini untuk tumbuh menjadi pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional.
Deretan Pencapaian Sang Bintang
Sampai hari ini, Ronaldo berhasil membukukan 143 gol untuk Portugal—sebuah rekor dunia di level tim nasional. Ia juga mencatatkan rekor tampil dalam enam edisi Piala Dunia, memegang rekor bersama Lionel Messi dan penjaga gawang Meksiko, Guillermo Ochoa.
Tinta emas terbesar Ronaldo untuk negaranya terukir pada Euro 2016, saat dirinya berhasil mengantarkan Portugal merengkuh gelar juara internasional mayor perdana.
Meski terpaksa ditarik keluar akibat cedera di partai puncak kontra Prancis, kontribusi Ronaldo sepanjang turnamen diakui sebagai salah satu kunci keberhasilan Selecao das Quinas.
Pintu Timnas Tetap Terbuka di Bawah Jorge Jesus
Usai Portugal angkat koper akibat kekalahan 0-1 dari Spanyol di Piala Dunia 2026, Ronaldo kembali mengonfirmasi bahwa panggung dunia tersebut menjadi yang terakhir baginya. Meski demikian, pernyataan pensiun dari tim nasional belum terlontar dari mulutnya.
Juru taktik anyar Portugal, Jorge Jesus, yang pernah membesut Ronaldo di Al Nassr, menegaskan bahwa dirinya tetap akan membuka pintu bagi eks penggawa Manchester United, Real Madrid, dan Juventus tersebut selama sang pemain dalam kondisi siap tempur.
"Selama dia masih bermain dan berada dalam kondisi untuk dipilih, saya akan memanggilnya, tentu dengan batasan tertentu dan sesuai kondisi yang saya anggap terbaik untuk tim nasional," ujar Jesus saat diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Portugal.
Baca Juga: Siapa Pemenang Sebenarnya Selain Spanyol? Melihat Tim-Tim yang Nilainya Melonjak Setelah Piala Dunia
Jesus memandang Ronaldo bukan sebagai beban, melainkan sebagai sosok ikonik bagi publik sepak bola Portugal. "Cris adalah simbol sepak bola Portugal. Cris adalah simbol tim nasional. Dia akan selalu tercatat dalam sejarah," lanjut Jesus.
Laga Perpisahan Emosional di Markas Sporting CP?
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Ronaldo diduga telah menentukan momen paling ideal untuk menyudahi pengabdiannya bersama Timnas Portugal.
Jurnalis asal Arab Saudi, Mohammed Awaad, mengungkapkan pernyataan dari seorang agen sepak bola Portugal yang mengklaim bahwa Ronaldo berpotensi melakoni laga pamungkasnya saat berhadapan dengan Wales pada ajang UEFA Nations League.
Pertandingan tersebut direncanakan bergulir di Stadion Jose Alvalade, Lisbon—kandang Sporting CP, tempat Ronaldo menimba ilmu sebelum hijrah ke Manchester United pada 2003.
"Dia akan bermain melawan Wales di UEFA Nations League. Pertandingan itu digelar di markas klub Lisbon, Jose Alvalade," tulis Awaad di akun X miliknya, mengutip klaim agen tersebut.
"Alasannya karena pertandingan itu berlangsung di stadion tempat dia memulai kariernya. Di sanalah Ronaldo akan berpamitan kepada Timnas Portugal. Setelah itu, kisahnya bersama tim nasional akan berakhir," lanjutnya, dinukil dari World Soccer Talk.
Laga UEFA Nations League antara Portugal melawan Wales tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026.
Kendati spekulasi kian gencar, Ronaldo sendiri hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai apakah laga di Lisbon tersebut benar-benar akan menjadi penampilan terakhirnya membela armada Selecao das Quinas.
Editor : Imron Hidayatullahh