RADAR JEMBER - Leandro Paredes menjadi cibiran jagat sepakbola dunia.
Eks pemain AS Roma dan kini membela Boca Junior itu kedapatan banyak tingkah laku minor pada gelaran Piala Dunia 2026.
Terlebih pada laga final melawan Spanyol. Terutama saat ia mendorong dan menjatuhkan Gavi usai pertandingan.
Baca Juga: Di Balik Sukses Piala Dunia, Infantino Dihujani Kritik soal Jejak Karbon
Leandro Paredes berbicara mengenai insiden dengan Gavi usai final Piala Dunia:
"Gavi menghampiri saya setelah peluit akhir dibunyikan, saat semua orang sedang merayakan kemenangan. Dia melihat saya dan berkata dalam bahasa Spanyol bahwa tidak ada wasit atau VAR yang membantu Messi hari ini; saya tidak menyukainya. Itu tindakan yang tidak sopan, apalagi pertandingan sudah usai.
Baca Juga: Rekor Penonton Pecah, Format 48 Tim Terbukti Sukses Tarik Antusias Dunia
"Saya menghampirinya dan memukul wajahnya. Saya tidak akan tinggal diam membiarkan seorang anak kecil berbicara seperti itu tentang Messi. Setelah itu, situasi memanas. Pemain dari kedua tim berdatangan; terjadi aksi saling dorong dan teriakan, sementara semua orang berusaha membela rekan setim mereka.
"Hal-hal seperti ini bisa terjadi saat emosi meluap usai final Piala Dunia. Saya tidak bangga kejadian itu berujung pada konfrontasi, tetapi saya tidak akan membiarkan siapa pun bersikap tidak hormat kepada Messi tanpa memberikan respons."
Editor : M. Ainul Budi